Mahasiswa Unamin Tekuni Dasar Bahasa Mandarin dalam Kelas di NTNU Taiwan
SORONG — Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menekuni dasar-dasar Bahasa Mandarin dalam kelas yang mereka ikuti di National Taiwan Normal University (NTNU), Taiwan. Ketiganya adalah Lidia Roteng, Alit Purnama, dan Putra Arisma, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2024.
Dalam kelas tersebut, para mahasiswa mempelajari Pinyin — sistem penulisan bunyi karakter Mandarin dengan alfabet Latin — serta pelafalan dan tone atau nada bicara. Bahasa Mandarin dikenal memiliki empat tone utama, di mana perbedaan nada dapat mengubah arti sebuah kata sepenuhnya.
Salah satu peserta, Alit Purnama, menjelaskan bagaimana nada menjadi kunci dalam Bahasa Mandarin.
“Contohnya ‘m?’ dengan tone pertama artinya ‘ibu’, tapi ‘m?’ dengan tone ketiga artinya ‘kuda’. Bunyinya mirip tapi artinya jauh beda, tergantung tone-nya,” ujar Alit Purnama, mewakili rekan-rekannya.
Menurut Alit, mengikuti kelas ini tidak menuntut persiapan yang berat. Yang paling utama adalah kemauan untuk belajar dan berani mencoba, karena materi disampaikan mulai dari tingkat dasar dan kesalahan pelafalan langsung dikoreksi oleh pengajar.
Kelas Bahasa Mandarin ini merupakan bagian dari Summer Program Artificial Intelligence, Semiconductor, and Mandarin Language, hasil kolaborasi Unamin, Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), dan NTNU Taiwan.
Ke depan, ketiga mahasiswa berharap dapat terus mengembangkan kemampuan berbahasa yang telah mereka rintis dan membawa manfaatnya kembali ke kampus serta lingkungan mereka. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui perluasan akses mahasiswa terhadap pembelajaran internasional yang berkualitas.(BPY)