Bangku Kuliah dan Fokus Belajar: Mana Posisi yang Cocok untukmu?

SORONG, 26 September 2026 – Setiap mahasiswa memiliki kebiasaan berbeda dalam memilih tempat duduk saat mengikuti perkuliahan. Ada yang merasa lebih nyaman duduk di depan agar lebih mudah memperhatikan dosen, ada yang memilih bagian tengah karena dianggap lebih seimbang, sementara sebagian lainnya merasa lebih leluasa di bagian belakang. Pilihan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi fokus mahasiswa selama mengikuti pembelajaran.

1. Bangku Depan: Lebih Mudah Memperhatikan Materi

Bagi sebagian mahasiswa, duduk di bagian depan membantu menjaga konsentrasi selama perkuliahan. Jarak yang lebih dekat dengan dosen membuat mahasiswa lebih mudah mendengar penjelasan dan memperhatikan materi yang disampaikan.

Hal tersebut dirasakan Jhousubana Oriisak Jibran. Ia memilih duduk di bagian depan karena merasa posisi tersebut membantu menjaga fokus dan membuatnya lebih mudah memahami materi.

"Saya biasanya memilih duduk di bagian depan karena merasa jika duduk di belakang fokus saya terganggu dan saya merasa kurang mendengar dengan baik. Duduk di depan membuat saya lebih memahami dan bisa memperhatikan materi dengan baik" ujar Jhousubana.

Menurutnya, posisi duduk memang sangat memengaruhi fokus belajar. Ia juga menilai posisi tengah dapat menjadi pilihan yang ideal karena pandangan terhadap materi masih jelas dan konsentrasi lebih terjaga.

2. Bangku Tengah: Nyaman untuk Fokus dan Berinteraksi

Berbeda dengan Jhousubana, Nurul Dhama Dhama, mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, lebih memilih duduk di bagian tengah.

Menurut Nurul, posisi tersebut memberikan rasa nyaman karena tidak terlalu dekat maupun terlalu jauh dari dosen. Selain itu, posisi tengah membuatnya lebih mudah berinteraksi dengan teman ketika membutuhkan bantuan atau ingin berdiskusi mengenai materi.

“Saya merasa lebih nyaman di tengah, karena di depan saya masih ada orang dan di belakang saya masih ada orang juga. Kalau di tengah, saya bisa lebih leluasa untuk bertanya kepada teman jika ada yang ingin saya tanyakan, baik tentang pelajaran maupun hal lainnya,” ungkap Nurul.

Ia juga mengakui bahwa posisi duduk dapat memengaruhi fokus belajar. Berdasarkan pengalamannya, duduk di bagian belakang terkadang membuatnya lebih sulit berkonsentrasi karena suara dosen kurang terdengar atau suasana kelas terlalu ramai.

3. Bangku Belakang: Memberikan Ruang yang Lebih Leluasa

Sementara itu, Alfiza Iqramulla, mahasiswa Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika, memilih duduk di bagian belakang. Baginya, posisi tersebut memberikan ruang yang lebih luas sehingga terasa lebih leluasa dan nyaman selama mengikuti perkuliahan.

“Karena di belakang terasa lebih luas dan leluasa, tidak berdempetan dengan yang lain, jadi lebih nyaman,” jelas Alfiza.

Menurutnya, posisi duduk juga tetap memengaruhi fokus belajar. Ia menilai tempat duduk yang ideal adalah tempat yang memberikan ruang lebih untuk bergerak sekaligus memberikan rasa nyaman selama berada di kelas.

4. Setiap Mahasiswa Punya Posisi Nyaman yang Berbeda

Pengalaman Jhousubana, Nurul, dan Alfiza menunjukkan bahwa pilihan tempat duduk setiap mahasiswa dapat berbeda. Jhousubana merasa lebih fokus di bagian depan, Nurul menemukan kenyamanan dan kemudahan berinteraksi di bagian tengah, sedangkan Alfiza merasa lebih leluasa ketika duduk di belakang.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu posisi duduk yang paling cocok untuk semua mahasiswa. Setiap mahasiswa memiliki kebutuhan dan kebiasaan belajar yang berbeda.

5. Penutup

Pada akhirnya, baik duduk di depan, tengah, maupun belakang, yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa dapat tetap fokus dan aktif mengikuti perkuliahan. Posisi duduk hanya menjadi salah satu pendukung, sementara kemauan untuk memperhatikan, bertanya, berdiskusi, dan memahami materi tetap menjadi bagian penting dalam proses belajar. (BPY)

Share this Post