Begini Cara Mahasiswa UNAMIN Menjaga Semangat Belajar ala Kampus Muhammadiyah
Sorong, 09 Oktober 2026 — Semangat kuliah biasanya paling tinggi di awal semester, lalu perlahan menurun ketika tugas dan jadwal mulai menumpuk. Kondisi ini wajar dan dialami hampir semua mahasiswa. Yang lebih penting adalah mengetahui cara memulihkannya. Bagi Sobat UNAMIN, lingkungan kampus Muhammadiyah sebenarnya sudah menyediakan beberapa pegangan.
Mulai dari langkah kecil
Ada kisah yang sering diceritakan tentang KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Beliau mengajarkan surah Al-Ma’un berulang-ulang sampai murid-muridnya bertanya mengapa pelajaran tidak berganti. Beliau balik bertanya: sudah hafal, tetapi apakah sudah diamalkan? Para murid kemudian diajak menyantuni orang miskin dan anak yatim di sekitar mereka.
Pesannya jelas: ilmu baru bermakna ketika dikerjakan. Semangat pun demikian. Kamu tidak perlu menunggu suasana hati membaik untuk memulai. Membuka catatan selama lima belas menit atau menyelesaikan satu soal sering kali sudah cukup untuk membangun kembali ritme belajar.
Berlomba dengan diri sendiri
Fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan, sering disalahpahami sebagai persaingan dengan orang lain. Padahal ukuran yang paling adil adalah dirimu yang kemarin. Jika minggu lalu tugas terlambat dikumpulkan, mengumpulkannya tepat waktu minggu ini sudah merupakan kemajuan.
Temukan lingkungan yang mendukung
Semangat mudah menular, begitu pula rasa malas. Organisasi kemahasiswaan seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), himpunan program studi, dan unit kegiatan mahasiswa dapat menjadi tempat bertemu teman yang saling mengingatkan. Cukup pilih satu yang paling sesuai dengan minatmu.
Semangat kuliah juga terhubung dengan agenda yang lebih besar. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah 17 tujuan global yang disepakati negara-negara anggota PBB pada 2015, dengan target capaian tahun 2030.
Tujuan ke-4, Pendidikan Berkualitas, menekankan pendidikan yang inklusif dan merata serta kesempatan belajar sepanjang hayat. Setiap mahasiswa yang menjalani kuliahnya dengan sungguh-sungguh ikut mewujudkan tujuan tersebut, termasuk dari Sorong, Papua Barat Daya. Semangat Al-Ma’un sejalan dengan Tujuan ke-1, Tanpa Kemiskinan, dan Tujuan ke-10, Berkurangnya Kesenjangan. Menjaga semangat juga berarti menjaga kesehatan mental, yang termasuk dalam Tujuan ke-3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera. (AAM)