Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Rektor Unamin Ajak Sivitas Akademika Hidupkan Nilai Pancasila di Kampus

Sorong, 1 Oktober 2026 – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Kampus UNAMIN, Kamis (1/10/2026). Upacara diikuti oleh mahasiswa dan seluruh sivitas akademika, dengan Rektor Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H. bertindak sebagai pembina upacara. Suasana upacara berlangsung khidmat, mencerminkan penghormatan seluruh peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diperingati.

Dalam amanatnya, Rektor menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober bukan sekadar agenda seremonial dalam kalender nasional, melainkan momentum untuk mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa dan memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan nilai bersama yang mempersatukan Indonesia.

Rektor menekankan bahwa menjaga Pancasila adalah tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk sivitas akademika di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis, bukan hanya sebagai tempat memperoleh pengetahuan dan gelar akademik, tetapi juga sebagai ruang membentuk karakter, membangun integritas, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Menyikapi tantangan era digital, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, sikap intoleran, ujaran kebencian, dan polarisasi sosial, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan kampus, seperti menghormati perbedaan, menjaga kejujuran akademik, menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta membangun budaya dialog. Secara khusus, Rektor berpesan kepada para mahasiswa agar menjadi generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat karakter dan tanggung jawab sosialnya.

Sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah di tanah Papua, UNAMIN disebut memiliki tanggung jawab moral untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkuat persatuan, dan menghadirkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. Kampus ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter dan peduli pada masyarakat, bangsa, serta lingkungannya.

Menutup amanatnya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika merawat persatuan, menghormati keberagaman, menegakkan keadilan, dan membangun budaya akademik yang berintegritas. Kepada para mahasiswa, Rektor berpesan:

“Jangan biarkan perbedaan suku, agama, daerah asal, organisasi, pilihan pemikiran, maupun latar belakang sosial menjadi alasan untuk saling menjauh. Jadikan kampus sebagai ruang untuk belajar hidup dalam keberagaman, membangun persaudaraan, dan bekerja bersama untuk kemajuan bangsa.”

Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan karakter, kejujuran akademik, dan kemampuan bersaing yang dibarengi kepedulian sosial mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Ajakan menolak kekerasan dan diskriminasi serta membangun budaya dialog selaras dengan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Sementara itu, semangat menghormati perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial mendukung SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan). Melalui peringatan ini, UNAMIN menegaskan perannya sebagai kampus yang mencetak lulusan unggul, humanis, dan mencerahkan bagi Papua Barat Daya dan Indonesia. (AAM)

Share this Post