Perkuat Mutu, Riset, dan Pengabdian, Bidang III UNAMIN Matangkan Rencana Kerja Anggaran 2026/2027

Sorong, 23 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Rapat Kerja Anggaran Bidang III Tahun 2026/2027 di Ruang Rapat 2 lantai 2 Gedung Rektorat pada Selasa (22/09/2026). Tiga lembaga di bawah naungan Bidang III yaitu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Lembaga Riset dan Inovasi (LRI), dan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPPM). Masing-masing lembaga memaparkan program kerja dan arah kebijakan setahun ke depan di hadapan Komisi Bidang III, dekan fakultas, serta kepala biro dan lembaga lainnya.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi, Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M., yang juga menjabat Wakil Rektor II UNAMIN, didampingi Wakil Rektor III, Assoc. Prof. Dr. Muh. Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd., selaku anggota komisi III.

Kepala LPM, Ihsan Febriadi, S.Hut., M.P, memaparkan capaian dan evaluasi program kerja tahun sebelumnya, serta agenda penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), monitoring dan evaluasi pembelajaran, hingga audit mutu internal. Sementara itu, Kepala LRI, Dr. Ibrahim, S.S., M.Hum., memaparkan arah penguatan pusat studi, pendampingan publikasi ilmiah, serta dorongan pengusulan hak kekayaan intelektual dan paten dari hasil penelitian dosen.

Baca Juga: UNAMIN Buka Rapat Kerja Anggaran 2026/2027, Komisi Bidang 4 Dorong Sinergi Antarbiro dan Percepatan Internasionalisasi

Sesi yang paling menyita perhatian datang dari Lembaga Pengabdian Masyarakat. Kepala LPPM, Ponisri, S.Hut., M.P., memaparkan rencana program pengabdian, yang kemudian berkembang menjadi diskusi mengenai gagasan besar dari Ketua Komisi mengenai konsep Kampung Binaan.

"Kalau misalnya kita butuh mahasiswa, kita kasih kuliah di sini, di kampus ini — tapi dia tidak harus ke kampus, dia kuliah di tempatnya saja. Empat orang ini kita jadikan pergerakan kita di sana. Dua tahun kemudian kita cari lagi alumninya, sehingga nanti kampung itu kita labeli Desa Binaan," ujar Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M.

Melalui pendampingan bertahap lewat Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan program pengabdian masyarakat, sebuah kampung diproyeksikan dapat berkembang memiliki lembaga pendidikannya sendiri dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Gagasan ini disambut positif oleh Wakil Rektor IV, Ir. H. Irman Amri, S.T., M.T., IPM, yang mendorong agar konsep tersebut segera direalisasikan bersama Lembaga Pengabdian Masyarakat dan berkolaborasi dengan lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk turut mengaktifkan cabang dan ranting Muhammadiyah, khususnya di wilayah Sorong Selatan.

Rangkaian program yang dipaparkan dalam rapat ini turut sejalan dengan sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu akademik dan riset, SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) lewat gagasan Kampung Binaan yang mendorong pemerataan akses pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat desa, hingga SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas lembaga di lingkungan UNAMIN.

Rapat kerja ini menegaskan komitmen UNAMIN untuk menyusun program kerja yang tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat Papua Barat Daya. (AAM)

Share this Post