UNAMIN Benchmarking ke UMS, Perkuat Tata Kelola Humas dan Protokoler Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Sorong, 21 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melakukan kunjungan benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk memperkuat tata kelola komunikasi institusi. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026), membahas kehumasan, media, laman perguruan tinggi, komunikasi krisis, dan keprotokoleran.
Kunjungan ini bagian dari upaya UMS memperluas jejaring dan berbagi pengalaman antarperguruan tinggi Muhammadiyah, sekaligus memperkuat ekosistem komunikasi dan reputasi kampus.

Sekretaris Universitas UMS, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan pengalaman UMS mengelola humas dan protokoler dapat menjadi pengetahuan bersama melalui kolaborasi antarkampus.
“Ini menjadi bagian dari usaha kita untuk saling belajar dan saling mengenal, termasuk mengetahui bagaimana modelnya. Mudah-mudahan ke depan kita bisa saling kontak dan membawa tim untuk belajar bersama,” ungkapnya.
Peluang kolaborasi lain ada di jejaring digital. Andy membuka kemungkinan pengembangan backlink antarsitus perguruan tinggi Muhammadiyah agar informasi saling terhubung dan visibilitas digital ikut menguat. UMS juga terbuka berbagi pengalaman, termasuk memperkuat kemampuan tim mengemas aktivitas akademik dan kelembagaan menjadi informasi yang menarik dan bernilai publikasi.
Di bidang keprotokoleran, UMS memiliki pengalaman dan panduan yang bisa dipertukarkan. Hal ini dinilai relevan untuk mendukung tata kelola agenda kelembagaan, terutama saat perguruan tinggi berhadapan dengan pemangku kepentingan yang semakin beragam.

Kepala Biro Humas dan Protokoler UNAMIN, Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT., mengatakan UMS dipilih sebagai salah satu lokasi benchmarking karena sistem kehumasan dan keprotokolerannya relevan dengan kebutuhan institusi UNAMIN.
“Secara kehumasan, karena ada prestasi dari LLDikti, kami juga akan belajar tentang pengelolaan laman web yang baik. Terkait reputasi institusi, kami mungkin akan mengobrol tentang krisisnya seperti apa,” ujarnya.
Kunjungan dilanjutkan dengan sesi berbagi praktik baik (best practices) yang dipandu Kepala Humas dan Hubungan Media UMS, Dr. Budi Santoso, M.Si., bersama tim Humas dan Sekretariat Universitas UMS. UMS mendorong jejaring kolaborasi yang lebih luas antarperguruan tinggi Muhammadiyah, mulai dari pertukaran pengetahuan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, jejaring media dan digital, hingga kunjungan tim.
Dr. Budi Santoso menegaskan makna kunjungan tersebut bagi UMS.
“Dengan demikian, kunjungan UNAMIN menjadi momentum bagi UMS untuk memperluas kontribusi dalam penguatan tata kelola komunikasi dan reputasi perguruan tinggi Muhammadiyah, sekaligus membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan dengan kampus Muhammadiyah di berbagai wilayah Indonesia,” tandasnya.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pertukaran pengetahuan dan kolaborasi antarperguruan tinggi mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals atau Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Penguatan tata kelola serta komunikasi institusi yang transparan dan akuntabel berkaitan dengan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions atau Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola kampus menunjang SDG 4 (Quality Education atau Pendidikan Berkualitas). (AAM)