UNAMIN Perkenalkan Program Access Career English, Siapkan Generasi Sorong Bersaing Global
Sorong, 30 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Sosialisasi Program Access Career English (ACE) di Aula Lantai 3 Rektorat UNAMIN, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) UNAMIN ini dibuka oleh Kepala LKUI, Rizal Akib, S.Pd., M.Pd., dan menghadirkan tim dari Indonesian International Education Foundation (IIEF) serta Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta sebagai narasumber.
Empat narasumber hadir dalam kegiatan ini, yaitu Dwiki Presetio selaku Program Koordinator IIEF, Fairuz Mahdiyyah selaku Program Assistant IIEF, Ayunda Siagian dari RELO US Embassy Jakarta, dan Muhammad Ikhsan Misbahuddin, alumni program IIEF lewat skema Community College Initiative (CCI) yang kini menempuh studi Early Childhood Education di Northern Virginia Community College, Amerika Serikat. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa UNAMIN, mahasiswa dari kampus lain di Kota Sorong, siswa SMA, guru, dosen, dan berbagai pihak dari luar kampus.

Access Career English (ACE) merupakan program pembelajaran bahasa Inggris berbasis proyek dan komunitas yang didukung Kedutaan Besar Amerika Serikat, dengan tujuan mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja. Program ini direncanakan mulai dilaksanakan di Kota Sorong pada tahun 2027, dengan UNAMIN sebagai salah satu kandidat institusi tuan rumah (host institution).
Baca Juga: UNAMIN Gelar Pertemuan Persiapan Pengurusan Jabatan Fungsional Dosen
Dalam kesempatan yang sama, Ikhsan turut membagikan pengalamannya kepada peserta. Ia menekankan bahwa program berbasis IIEF seperti ini membuka ruang belajar di luar kelas, seperti pengerjaan proyek nyata, kunjungan ke perusahaan, dan kerja sama lintas institusi di tingkat komunitas.
“Kami di sini diberikan kesempatan untuk memberikan informasi di Kota Sorong, khususnya di UNAMIN. Kami berharap program ini dapat diterima dengan baik untuk seluruh masyarakat. Program ini bertujuan untuk membantu teman-teman mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris sebelum lanjut ke dunia kerja. Di sisi lain, kami juga membuka lapangan baru untuk bapak ibu guru tenaga pengajar untuk berpartisipasi sebagai teacher,” kata Dwiki Presetio, Program Koordinator IIEF.
Program ini juga sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan membuka akses pembelajaran bahasa Inggris yang inklusif bagi masyarakat di Papua Barat Daya sekaligus memperkuat kemitraan lintas lembaga dalam mendukung pendidikan berkelanjutan.
UNAMIN berharap kehadiran program ACE dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa, pelajar, guru, dan masyarakat Papua Barat Daya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan daya saing di dunia kerja global. (AAM)