Yudisium 45 Mahasiswa, Fakultas Hukum UNAMIN Tekankan Pengembangan Ilmu dan Pengabdian
SORONG, UNAMIN – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menyelenggarakan Yudisium Program Sarjana (S1) Ilmu Hukum dan Program Magister (S2) Magister Hukum pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 UNAMIN. Sebanyak 45 mahasiswa dari jenjang S1 dan S2 mengikuti yudisium sebagai bagian dari tahapan akhir perjalanan akademik mereka.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum, Ketua Program Studi, sejumlah dosen Fakultas Hukum, serta keluarga mahasiswa. Kehadiran keluarga turut memberikan suasana haru dan kebanggaan dalam momentum yang menjadi penanda selesainya proses pendidikan para peserta yudisium.
Dekan Fakultas Hukum UNAMIN, Dr. A. Sakti R. S. Rakia, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan yudisium turut menambah daftar alumni Fakultas Hukum UNAMIN yang saat ini telah mencapai ribuan. Ia berharap para lulusan tetap konsisten mengembangkan ilmu hukum yang telah diperoleh meskipun nantinya memasuki dunia kerja.
“Harapan ke depan yang kami titipkan kepada calon wisudawan adalah tetap memberikan konsistensi terhadap pengembangan ilmu hukum ketika telah menempuh dunia pekerjaan,” ujar Dr. A. Sakti.
Selain pengembangan kompetensi akademik, Dekan juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater. Menurutnya, Universitas Muhammadiyah Sorong memiliki rekam sejarah dalam melahirkan cendekiawan dan ilmuwan dari berbagai bidang keilmuan.
“Pesan moral yang paling penting adalah menjaga nama baik almamater Universitas Muhammadiyah Sorong. UNAMIN memiliki rekam sejarah dalam melahirkan cendekiawan dan ilmuwan, baik di bidang hukum, teknik, perikanan, kehutanan, dan bidang lainnya,” lanjutnya.
Salah satu peserta yudisium Program S1 Ilmu Hukum, Cicilia Christine Apua Wijaya, mengungkapkan rasa bahagia setelah menyelesaikan tahapan yudisium. Ia mengaku sempat merasa gugup, namun bersyukur dapat melewati salah satu tahap penting dalam perjalanan akademiknya.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Cicilia berharap dapat melanjutkan studi ke jenjang Magister Hukum di UNAMIN. Ia juga berencana mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sebagai bagian dari persiapannya untuk berkarier sebagai advokat.
Sementara itu, peserta yudisium Program S2 Magister Hukum, Yonas Kocu, S.Pd., M.H., menyampaikan kebanggaannya setelah menyelesaikan pendidikan magister hukum dengan konsentrasi hukum perdata. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat digunakan untuk membantu masyarakat dan mendukung pemerintah daerah dalam pembangunan Papua.
Menurut Yonas, Papua masih membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, kemampuan intelektual, dan kompetensi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta akademisi.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat digunakan secara ilmiah untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun Papua agar lebih maju ke depan,” ungkapnya.
Yonas juga berharap Program Studi Magister Hukum UNAMIN dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak sumber daya manusia di Papua, baik Orang Asli Papua maupun non-OAP, yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi di bidang hukum untuk mendukung pembangunan daerah.
Pelaksanaan yudisium ini menjadi momentum bagi Fakultas Hukum UNAMIN untuk melepas 45 mahasiswa menuju tahapan berikutnya, baik dalam dunia kerja, profesi, maupun pengabdian kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama masa pendidikan serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Bermutu, khususnya dalam mendukung pendidikan tinggi yang inklusif dan pengembangan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. (BPY)