Cara Mengatasi Rasa Malas Saat Deadline Mendekat
Sorong, 21 April 2026 — Rasa malas sering datang justru saat deadline sudah semakin dekat. Tugas menumpuk, waktu semakin sempit, tapi tubuh dan pikiran malah ingin menunda terus. Kondisi ini sering dialami mahasiswa, apalagi ketika tugas terasa berat atau terlalu banyak. Jika dibiarkan, rasa malas bisa berubah menjadi panik di akhir waktu.
Langkah pertama untuk mengatasinya adalah berhenti memikirkan tugas sebagai beban besar. Saat melihat tugas terlalu banyak, otak cenderung merasa lelah duluan. Coba pecah pekerjaan menjadi bagian kecil. Misalnya, mulai dari membuat judul, mencari referensi, menulis satu halaman, lalu lanjut sedikit demi sedikit.
Kedua, paksa diri untuk memulai selama lima menit. Biasanya yang paling sulit bukan mengerjakan, tetapi memulai. Saat sudah membuka laptop, membaca materi, atau menulis kalimat pertama, semangat perlahan akan muncul. Lima menit kecil sering menjadi awal dari satu jam produktif.
Ketiga, jauhkan hal-hal yang mengganggu fokus. Simpan ponsel sejenak, matikan notifikasi, dan cari tempat yang nyaman untuk belajar. Lingkungan yang tenang bisa membantu pikiran lebih siap bekerja dibanding suasana yang penuh distraksi.
Selain itu, beri target waktu yang jelas. Misalnya, satu jam fokus mengerjakan tugas lalu istirahat sepuluh menit. Cara ini membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan tidak membosankan. Tubuh tetap punya waktu istirahat, tapi tugas juga terus berjalan.
Yang paling penting, ingat alasan kenapa tugas itu harus selesai. Bukan hanya soal nilai, tapi soal tanggung jawab, masa depan, dan kebiasaan disiplin yang sedang dibangun. Deadline memang dekat, tapi masih ada waktu jika mulai sekarang.
Rasa malas tidak akan hilang hanya dengan dipikirkan. Ia akan kalah saat kamu bergerak dan mulai mengerjakan. Jadi, jangan tunggu semangat datang. Mulailah dulu, nanti semangat akan mengikuti.(RL)