Enam Mahasiswa UNAMIN Raih Prestasi di Open Tournament IPSI PBD 2025

Sorong, 31 Agustus 2025 – Enam mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Open Tournament IPSI PBD yang berlangsung di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong pada 27-30 Agustus 2025. Berkompetisi melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai institusi, mereka berhasil membawa pulang medali dari berbagai kategori, membuktikan keunggulan UNAMIN di dunia pencak silat.

Berikut adalah daftar prestasi yang diraih mahasiswa UNAMIN:

Aidil Fitrah Arifin – Medali Emas di Kelas A Dewasa Putra (UKM TS UNAMIN).
Nur Rahman – Medali Emas di Kelas D Dewasa Putra (Prodi Penjas).
Julianda – Medali Perak di Kelas A Dewasa Putri (Prodi Manajemen).
Sanjung Sederhana – Medali Perunggu di Kelas C Dewasa Putra (Prodi Penjas).
Rizkya Eka Bunga Aldilah Maaketa – Medali Perunggu di Kelas C Dewasa Putri (Prodi Ilmu Pemerintahan).
Khusnul Khotima – Medali Perunggu di Kelas C Dewasa Putri (Prodi Manajemen).

  
Dalam wawancara bersama Julianda, peraih medali perak di Kelas A Dewasa Putri, membagikan kisah perjuangannya selama kejuaraan. Julianda menyatakan bahwa persiapannya cukup menantang karena harus membagi waktu dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang berlangsung.

"Persiapan saya bisa dibilang tidak efektif karena ada kendala dan bertepatan dengan Program KKN. Hal ini membuat latihan saya menjadi sangat terbatas," ungkap Julianda.

Meski menghadapi keterbatasan waktu, motivasi Julianda untuk menambah pengalaman dan prestasi menjadi pendorong utama baginya. Ia juga merasa bangga dapat membawa nama UNAMIN di ajang ini. "Tanggal 24 Agustus sebelumnya, saya juga mewakili kampus di ajang Pomprov. Walaupun belum berhasil menjadi juara, saya tetap bangga membawa nama UNAMIN," tambahnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi Julianda adalah kurangnya waktu latihan, tetapi ia tetap bersyukur atas hasil yang dicapainya. "Tantangan terbesar adalah kurangnya persiapan dalam latihan. Tapi, Alhamdulillah, saya tetap bisa berjuang maksimal. Walau hanya mendapatkan juara 2, saya tetap bersyukur. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk lebih konsisten dalam latihan ke depannya," ujarnya.

Harapan untuk Pengembangan Pencak Silat di Kampus
Sebagai atlet aktif, Julianda berharap pihak kampus dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi mahasiswa yang ingin mendalami pencak silat. "Harapan saya, pihak kampus dapat menyediakan fasilitas dan wadah untuk mahasiswa yang ingin mendalami pencak silat, juga bagi mahasiswa baru yang ingin mengenalnya," harapnya.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UNAMIN, tetapi juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang olahraga maupun akademik. Semangat para atlet ini menjadi contoh nyata pentingnya kerja keras, konsistensi, dan dedikasi dalam mencapai tujuan.

Mari kita dukung terus perkembangan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang mengharumkan nama bangsa![CGS]

Share this Post