Event Bulanan UNAMIN yang Selalu Dinantikan Mahasiswa

Sorong,15 Juni 2026 — Pernah nggak, kamu duduk di kelas dan tiba-tiba teman sebelah nyeletuk: "Eh, bulan ini ada acara gede lagi di kampus, udah tahu belum?" — dan kamu cuma bisa senyum kikuk karena ternyata belum tahu apa-apa?

Tenang. Kamu nggak sendirian. Kampus kita, Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), memang punya segudang kegiatan yang terus bergerak sepanjang tahun. Dan kabar baiknya: sebagian besar dari event itu justru dirancang untuk kamu  mahasiswa  bukan sekadar acara seremonial yang isinya tepuk tangan dan foto bersama.

Yuk, kita rekap event-event UNAMIN yang sudah terlaksana tahun ini dan wajib kamu tahu!

1. PKKMB — Gerbang Pertama Kehidupan Kampus

Setiap tahun ajaran baru, UNAMIN menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Ini bukan sekadar acara perkenalan biasa. Tahun akademik 2025–2026 misalnya, sebanyak 1.056 mahasiswa baru berkumpul di halaman kampus selama tiga hari penuh 26 hingga 28 Agustus 2025  untuk mulai mengenal budaya akademik, nilai-nilai universitas, dan membangun karakter sejak dini.

"Kegiatan ini penting untuk menanamkan etika, moral, dan manajemen waktu." — La Basri, S.Sos., M.Si., Ketua Panitia PKKMB

Kalau kamu mahasiswa baru, PKKMB adalah event pertama yang harus kamu ikuti sungguh-sungguh. Bukan karena wajib, tapi karena di sinilah kamu mulai membangun jaringan pertamamu di kampus.

2. Guest Lecture — Belajar dari Orang-Orang yang Sudah Terjun Langsung

UNAMIN secara rutin menghadirkan praktisi dan pakar dari luar kampus melalui program Guest Lecture. Tidak sekadar ceramah satu arah, sesi ini dirancang interaktif — mahasiswa bisa langsung bertanya, berdebat, dan mendapat wawasan yang tidak ada di buku teks.

Di awal 2026, tepatnya 4 Februari 2026, Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional (LKUI) UNAMIN menyelenggarakan Guest Lecture Chapter #3 bertema "Konservasi Satwa Endemik untuk Pariwisata Berkelanjutan". Pematerinya bukan dosen biasa  La Ode Saudin, pendiri komunitas Raja Ampat Herping, hadir langsung membagikan pengalamannya menjaga keanekaragaman hayati Papua.

Diskusi berjalan hidup. Banyak mahasiswa yang angkat tangan, menyampaikan pendapat, dan pulang dengan perspektif baru soal bagaimana peran mereka dalam menjaga alam Papua.

3. Kuliah Umum & Seminar — Ruang Berpikir yang Terbuka

Selain Guest Lecture, UNAMIN juga rutin menggelar Kuliah Umum dan Seminar lintas bidang sepanjang tahun. Ini adalah salah satu dari 16 program resmi yang diprogramkan UNAMIN untuk 2026. Topiknya beragam dari isu pendidikan, hukum, lingkungan, hingga teknologi  dan biasanya terbuka untuk seluruh mahasiswa lintas fakultas.

Buat kamu yang suka memperluas wawasan di luar mata kuliah wajib, ini adalah arena yang tepat. Bukan cuma ilmu yang didapat, tapi juga koneksi dengan dosen dan praktisi dari berbagai bidang.

4. Program Mahasiswa Berdampak — Ketika Kampus Turun ke Masyarakat

Ini bukan sekadar KKN biasa. Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) adalah program pengabdian berbasis inovasi yang mengajak mahasiswa merancang solusi nyata untuk masalah di masyarakat.

Hasilnya? Pada Seminar Dampak yang berlangsung 5–7 Juni 2026, tim UNAMIN berhasil meraih Bronze Winner dalam kategori Video Program Terbaik dari 900 proposal seluruh Indonesia. Tim yang beranggotakan 20 mahasiswa lintas fakultas ini turun langsung ke Kelurahan Aimas untuk membantu warga mengembangkan pertanian ramah lingkungan, pupuk organik, dan pemasaran digital produk lokal.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan inovasi, kreativitas, dan kepedulian sosial melalui program yang berdampak."

Kalau kamu ingin kuliah yang terasa bermakna bukan hanya selesaikan SKS  program ini jawabannya.

5. International Internship & Community Service — UNAMIN Tak Berhenti di Sorong

Siapa bilang mahasiswa Sorong tidak bisa punya pengalaman internasional? Program International Internship and Community Service membuka pintu itu lebar-lebar.

Pada 2 Mei 2026, dua mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNAMIN  Salsabila Putri Ramadhani Saeni dan Kadek Krisna Widiani  terbang ke Loei, Thailand untuk menjalani program internasional ini. Mereka bukan hanya membawa nama diri sendiri, tapi membawa nama kampus dan Papua Barat Daya ke panggung internasional.

"Perasaan kami sangat senang dan bersyukur bisa terpilih — tidak hanya sebagai perwakilan Prodi PBI tapi juga kampus Unamin dan Papua Barat Daya." — Salsabila & Kadek

Program ini membuktikan bahwa UNAMIN serius menyiapkan mahasiswanya bukan hanya untuk dunia kerja lokal, tapi juga untuk panggung global.

6. Musyawarah Besar Himpunan — Ladang Kepemimpinan Mahasiswa

Di luar kegiatan akademik, UNAMIN juga menjadi tempat mahasiswa belajar berorganisasi dan memimpin. Setiap tahun, berbagai himpunan mahasiswa menggelar Musyawarah Besar (Mubes) untuk mengevaluasi kepengurusan lama dan memilih pemimpin baru.

Mubes bukan sekadar rapat besar. Di sinilah debat, negosiasi, dan pengambilan keputusan terjadi secara nyata  pengalaman yang tidak bisa kamu dapat dari bangku kuliah mana pun. Ditambah lagi, kehadiran perwakilan dari berbagai himpunan dan UKM menjadikan forum ini ruang silaturahmi antar-mahasiswa lintas prodi yang sangat berharga.

Masih Banyak Lagi yang Menanti!

Dari PKKMB sampai program internasional, dari seminar ilmiah sampai pengabdian masyarakat  UNAMIN menyiapkan lebih dari sekadar tempat duduk di kelas untukmu. Ada 16 event yang sudah diprogramkan sepanjang 2026, dan sebagian masih akan segera hadir: UNAMIN Run, Kejuaraan Karate Piala Rektor, Olimpiade Matematika, English Speaking Contest, UNAMIN Expo, dan masih banyak lagi.

Jadi, Sobat UNAMIN — jangan cuma datang kuliah, duduk, lalu pulang. Ikuti eventnya, keluar dari zona nyamanmu, dan buktikan bahwa masa kuliahmu di Sorong layak untuk dikenang.

Kampus ini sudah menyiapkan panggungnya. Tinggal kamu yang naik.(RL)

 

Share this Post