Fakultas Perikanan UNAMIN Berpartisipasi dalam Rapat Kerja FP2TPK di Sorong
SORONG, 25 Mei 2025 - Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) yang diwakili oleh Dekan Ahmad Fahrizal, S.Pi., M.Si., Ketua Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Sulfiana, S.Pi., M.Si., Ketua Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Neneng Suarno Kaldi, S.Pi., M.Pi., serta dosen-dosen lainnya pada Fakultas Perikanan UNAMIN turut hadir dalam Rapat Kerja (Raker) Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FP2TPK). Acara ini diselenggarakan di Aston Sorong Hotel & Conference Center, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada 25–29 Mei 2025.
Raker FP2TPK ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam bidang perikanan dan kelautan. Fakultas Perikanan UNAMIN hadir sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen mendukung pengembangan sektor maritim, khususnya di wilayah Papua Barat Daya yang memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar.
Dalam forum ini, topik utama yang dibahas meliputi penguatan kurikulum pendidikan perikanan yang relevan dengan kebutuhan industri, standarisasi kurikulum nasional, akreditasi program studi, serta strategi untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi yang mampu berkontribusi langsung di sektor perikanan dan kelautan.
Partisipasi Fakultas Perikanan UNAMIN dalam forum ini mencerminkan semangat untuk terus berperan aktif dalam menyusun strategi pengembangan pendidikan di sektor maritim, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang perikanan dan kelautan. Kehadiran Dekan, ketua program studi, dan dosen-dosen lainnya dari Fakultas Perikanan UNAMIN menjadi langkah nyata dalam memperkuat posisi perguruan tinggi ini sebagai salah satu institusi penting di wilayah Papua Barat Daya.
Fakultas Perikanan UNAMIN juga menjalin kerja sama dengan berbagai mitra, di antaranya FPIK UMI, FPP UMM, FST Unimuda, FPIK Unipa, Shrimp Club Indonesia, dan FP UM Gresik. Kerja sama ini melengkapi kolaborasi yang sudah terjalin sebelumnya bersama Faperta Unismuh dan FPIK Undip, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang perikanan dan kelautan.

Dekan Fakultas Perikanan UNAMIN, Ahmad Fahrizal, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa terdapat tiga poin utama yang menjadi hasil Raker FP2TPK kemarin, yaitu:
- Penyamaan persepsi mengenai nama program studi.
- Penyamaan gelar lulusan program studi.
- Penetapan kurikulum nasional dan kurikulum lokal, dengan komposisi 60% kurikulum nasional dan 40% kurikulum lokal, agar lebih relevan dengan kebutuhan industri serta kondisi masing-masing daerah.
Raker FP2TPK di Sorong ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk pengembangan pendidikan tinggi perikanan dan kelautan di Indonesia. Fakultas Perikanan UNAMIN optimis bahwa hasil dari forum ini akan menjadi pedoman bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian demi mendukung kemajuan sektor maritim, baik di tingkat lokal maupun nasional.[HIS]