FT UNAMIN Dalami Pengelolaan Laboratorium Rekayasa Struktur dan Material di ITB

Bandung, 18 Desember 2025 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melaksanakan kegiatan benchmarking pengelolaan Laboratorium Rekayasa Struktur dan Material ke Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis FT UNAMIN dalam meningkatkan mutu tata kelola laboratorium struktur guna mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Kunjungan tersebut diikuti oleh Herlina Arifin, S.T., M.T., selaku pengelola Laboratorium Struktur UNAMIN, bersama tim. Benchmarking ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik (best practices) pengelolaan laboratorium struktur, mencakup aspek fasilitas, sistem pengujian, administrasi laboratorium, serta dukungan laboratorium terhadap kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama kunjungan, tim Laboratorium Struktur UNAMIN memperoleh penjelasan komprehensif mengenai berbagai peralatan laboratorium yang dimiliki FTSL ITB. Penjelasan disampaikan secara rinci oleh teknisi laboratorium, salah satunya Fahmi, yang memaparkan fungsi, spesifikasi teknis, serta prosedur penggunaan setiap peralatan. Selain itu, ia juga berbagi pengalaman profesional terkait pelaksanaan pengujian struktur dan material, tata kelola administrasi laboratorium, serta tantangan teknis dan operasional yang umum dihadapi.

Melalui kegiatan benchmarking ini, tim Laboratorium Struktur UNAMIN menyadari bahwa masih terdapat berbagai aspek yang perlu terus dipelajari dan dikembangkan untuk mencapai pengelolaan laboratorium yang optimal. Praktik pengelolaan laboratorium struktur di ITB dinilai menjadi rujukan penting, khususnya dalam hal kelengkapan peralatan, dukungan terhadap kegiatan penelitian, serta integrasi laboratorium dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa dan riset dosen.

Saat ini, Laboratorium Struktur UNAMIN telah memiliki sejumlah peralatan pengujian yang memadai untuk mendukung kegiatan praktikum mahasiswa. Namun demikian, peningkatan kapasitas laboratorium terus diupayakan secara bertahap melalui perencanaan pengadaan peralatan tambahan yang diharapkan dapat menunjang kegiatan penelitian serta meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa di bidang rekayasa struktur.

Dalam kesempatan tersebut, tim UNAMIN juga diperkenalkan dengan beberapa peralatan berkapasitas dan kompleksitas tinggi yang dimiliki Laboratorium Struktur ITB, di antaranya Loading Frame dengan sistem hydraulic jack dan actuator yang mampu melakukan pengujian hingga kapasitas 20 ton, serta Universal Testing Machine (UTM) multifungsi yang dapat digunakan untuk pengujian kuat tarik dan kuat tekan dalam satu perangkat. Keberadaan peralatan tersebut menunjukkan peran penting fasilitas laboratorium dalam menghasilkan data pengujian yang akurat dan riset yang berkualitas.

Secara keseluruhan, fasilitas dan sistem pengelolaan Laboratorium Struktur ITB memberikan gambaran nyata mengenai peran strategis laboratorium dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Dengan pengelolaan yang profesional dan peralatan yang lengkap, laboratorium terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta produktivitas penelitian. Melalui benchmarking ini, FT UNAMIN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan Laboratorium Struktur menuju laboratorium yang unggul dan berdaya saing nasional. (DWS)

Share this Post