Kuliah Umum di Unamin: Peran Sains dan Teknologi dalam Kota Cerdas untuk Keberlanjutan Lingkungan
Sorong, 17 Maret 2025 – Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) hari ini menggelar Kuliah Umum bertema "Kota Cerdas Mendukung Keberlanjutan Lingkungan: Peran Sains dan Teknologi dalam Tata Ruang, Infrastruktur, dan Kehidupan yang Layak di Kota Cerdas". Acara ini berlangsung di Aula Rektorat, Lantai 3, Unamin, Kota Sorong, Papua Barat Daya, dan menghadirkan narasumber utama Ir. Teti Armiati Argo, M.E.S, Ph.D, seorang Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari perayaan dimulainya perkuliahan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di Fakultas Teknik Unamin. Selain itu, acara ini juga menandai inisiasi implementasi kerja sama antara Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong (FT-UNAMIN) dengan Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung (SAPPK ITB), yang diharapkan dapat mempererat sinergi akademik antara kedua institusi.
Kuliah umum yang dimulai pada pukul 13.30 WIT ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Teknik, yaitu Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Lingkungan, dan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Selain itu, dosen-dosen dari Fakultas Teknik Unamin juga turut hadir dalam acara ini.
Dalam pemaparannya, Ir. Teti Armiati Argo, M.E.S, Ph.D menjelaskan berbagai aspek tentang Kota Cerdas, mulai dari definisi, manfaat, penerapan konsepnya di negara berkembang, hingga contoh pengelolaan Kota Cerdas di Indonesia. Materi yang dibawakan juga membahas bagaimana Kota Cerdas dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di sekitar kita, serta konsep Insinyur dan Kota Cerdas: Design Thinking, yang menekankan pentingnya pola pikir inovatif dalam perencanaan dan pembangunan kota.
Setelah sesi materi, mahasiswa memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi. Diskusi pun berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait topik yang dibahas, yang kemudian dijawab langsung oleh pemateri.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan para mahasiswa semakin memahami peran penting sains dan teknologi dalam membangun Kota Cerdas yang berkelanjutan. Selain itu, implementasi kerja sama antara FT-UNAMIN dan SAPPK ITB diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik dan penelitian di masa mendatang.[HIS]
