Kultum Ba'da Dzuhur: Rektor UNAMIN Ajak Mahasiswa Hidupkan Masjid dan Dakwah Melalui Keteladanan

Sorong, 16 Maret 2026 — Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., menyampaikan kultum ba’da Dzuhur di Masjid Darul Ulum UNAMIN yang mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk menghidupkan masjid serta memperkuat dakwah melalui akhlak dan keteladanan.

Dalam tausiyahnya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang aktif melaksanakan salat berjamaah di masjid kampus. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di masjid merupakan tanda hidupnya nilai-nilai keislaman di lingkungan universitas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang rajin salat berjamaah dan menghidupkan masjid. Ini bagian penting dari membangun karakter dan spiritualitas di kampus,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pelaksanaan salat Idulfitri yang pernah digelar di lingkungan kampus. Menurutnya, dalam ajaran Islam salat Id lebih dianjurkan dilaksanakan di lapangan sebagai bentuk syiar dan kebersamaan umat. Namun, pelaksanaannya di masjid tetap diperbolehkan apabila kondisi tidak memungkinkan.

Rektor menjelaskan bahwa kebersamaan umat Islam dalam beribadah dapat menjadi daya tarik bagi orang lain untuk mengenal Islam lebih dekat. Ia mencontohkan bagaimana banyak orang tertarik pada Islam karena melihat persatuan dan sikap saling menghargai di antara umat Muslim.

Dalam kultum tersebut, Dr. Muhammad Ali juga mengisahkan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang tetap bersikap baik kepada orang yang sering menyakitinya. Rasulullah bahkan menjenguk orang tersebut ketika sakit, sehingga akhirnya orang itu tersentuh oleh kebaikan Rasulullah.

“Dakwah tidak selalu dengan ceramah. Sikap baik dan akhlak yang mulia juga merupakan dakwah yang sangat kuat,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya zakat sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antar sesama. Menurutnya, zakat tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian di tengah masyarakat.

Rektor juga mengajak mahasiswa untuk aktif berdakwah melalui pendekatan sederhana, seperti mengajak teman untuk melaksanakan salat berjamaah. Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan kampus.

“Jika satu orang saja tergerak untuk beribadah karena ajakan kita, maka setiap kebaikan yang ia lakukan juga akan menjadi pahala bagi kita,” ujarnya.

Menjelang akhir Ramadan, ia mengingatkan jamaah untuk meningkatkan ibadah di malam-malam terakhir yang penuh keberkahan. Ia juga berharap kegiatan keislaman di kampus terus dihidupkan melalui kajian, diskusi, dan aktivitas dakwah mahasiswa.

Menurutnya, kampus harus menjadi ruang yang tidak hanya berkembang dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan moral.(AAM)

Share this Post