Kultum Tarawih: Perkuat Syukur dan Pendidikan Tauhid

Sorong, 10 Maret 2026  Kultum Tarawih di Masjid Darul Ulum Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) pada Senin malam (09/03) disampaikan oleh Jenro P. Sijabat, M.Pd yang mengajak jamaah memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan meningkatkan ketakwaan, memperbanyak rasa syukur, serta memperkuat pendidikan keimanan dalam keluarga.

Dalam ceramahnya, Jenro menyampaikan bahwa tujuan utama ibadah puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Takwa tidak hanya dimaknai sebagai menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, tetapi juga meyakini hal-hal yang bersifat gaib sebagai bagian dari keimanan seorang Muslim. Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk tetap menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadan.

Ia juga mengangkat kisah Luqman Al-Hakim yang diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai sosok yang diberi hikmah oleh Allah SWT. Salah satu pelajaran penting dari kisah tersebut adalah pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Menurutnya, syukur tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk amal perbuatan baik.

“Sesungguhnya siapa yang bersyukur, maka ia bersyukur untuk dirinya sendiri,” ujar Jenro saat menjelaskan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan manusia, termasuk ibadah di bulan Ramadan, pada hakikatnya akan kembali manfaatnya kepada diri masing-masing.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan tauhid dalam keluarga. Mengutip nasihat Luqman kepada anaknya, ia mengingatkan agar orang tua menanamkan keimanan sejak dini dan menjauhkan anak-anak dari perbuatan syirik. Menurutnya, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar mengenal Allah dan nilai-nilai agama.

Menutup kultumnya, Jenro mengajak jamaah untuk memanfaatkan sisa Ramadan dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan rasa syukur, serta memperbaiki hubungan dalam keluarga. Ia berharap momentum Ramadan dapat menjadi sarana bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.(AAM)

Share this Post