Mahasiswa KKN UNAMIN Sukses Jalankan 12 Program Inovatif di Kampung Kasih

Kampung Kasih, Papua Barat Daya 16 September 2025 – Kelompok 11 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) Angkatan XX Tahun 2025 telah berhasil menyelesaikan 12 program kerja inovatif yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat di Kampung Kasih, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong. Kegiatan ini berlangsung mulai 14 Agustus hingga 16 September 2025 dan melibatkan partisipasi aktif warga setempat. Mahasiswa KKN UNAMIN menginisiasi berbagai program inovatif, di antaranya:

  1. Bimbingan Belajar (Bimbel) untuk Siswa SD dan SMP yang membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelajaran.
  2. Pelatihan Komputer Dasar untuk memperkenalkan teknologi kepada siswa serta memanfaatkan internet secara sehat.
  3. Pembersihan Kampung Kasih dan Penanaman Pohon untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan asri.
  4. Pemanfaatan AI dalam Proses Belajar Mengajar yang memberikan wawasan baru kepada guru dan siswa tentang teknologi interaktif.
  5. Edukasi Anti-Bullying untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak negatif bullying.
  6. Pendataan Warga Kampung Kasih untuk mendukung perencanaan program yang lebih tepat sasaran.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menyelenggarakan lomba memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang mempererat kebersamaan warga, serta memasang baliho larangan membuang sampah sembarangan dan penanda jalan demi meningkatkan kesadaran serta aksesibilitas masyarakat.

Paulus Antoh, S.Sos., Kepala Kampung Kasih, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNAMIN. "Kehadiran mahasiswa KKN membawa dampak positif bagi kampung kami. Program-program yang dijalankan sangat sesuai dengan kebutuhan warga. Kami berharap mereka terus berkontribusi positif dan menjaga kerja sama dengan masyarakat." Sementara itu, Sami Aji, S.Pd., Guru SD Negeri 4 Kabupaten Sorong, menyampaikan bahwa program yang dilakukan mahasiswa sangat dirasakan manfaatnya oleh sekolah. "Kami sangat berkesan dengan kehadiran mereka. Semoga pengalaman ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi adik-adik mahasiswa." Masyarakat Kampung Kasih pun memberikan tanggapan positif. Sopice Sabono, salah satu warga, menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar mahasiswa KKN tetap semangat dan terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat.


Ketua Kelompok 11 KKN UNAMIN, Alfredo Yusuf Asmuruf, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan warga dan pemerintah setempat. "Kami berfokus pada program yang berkelanjutan sehingga dapat diteruskan oleh warga setelah KKN berakhir," ungkapnya. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhamad Saleh Rumwokas, S.Pi., M.Pi., menambahkan bahwa program KKN ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga, tetapi juga menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di lapangan.

KKN UNAMIN di Kampung Kasih tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menciptakan program-program berkelanjutan. (DWS)

Share this Post