Mahasiswa Teknik Informatika UNAMIN Pamerkan 19 Filter AR TikTok untuk Mendukung PKKMB

Sorong, 23 Juli 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif melalui penyelenggaraan Pameran ITE (Informatika and Technology Exhibition) Vol. 2 yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNAMIN. Pameran ini menampilkan 19 karya filter Augmented Reality (AR) TikTok hasil rancangan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2024 sebagai luaran akhir mata kuliah Grafika Komputer.

Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang menjadikan karya nyata sebagai bentuk evaluasi akademik. Berbeda dengan ujian konvensional, seluruh karya yang dipamerkan merupakan capstone project dari 19 kelompok mahasiswa yang dinilai sebagai pengganti Ujian Akhir Semester (UAS).

Dosen pengampu mata kuliah Grafika Komputer, Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., M.MT., menjelaskan bahwa penugasan tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan produk digital yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

"Ini adalah capstone project mata kuliah Grafika Komputer, yaitu membuat filter TikTok AR untuk kebutuhan PKKMB. Setelah mereka selesai membuat sistemnya, filter-filter ini mereka pamerkan di pertemuan terakhir sebagai nilai project atau nilai pengganti UAS," ujarnya.

Filter AR yang dikembangkan mahasiswa dirancang untuk mendukung pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sorong. Dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality yang terintegrasi dengan platform TikTok, karya-karya tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman interaktif sekaligus memperkuat strategi promosi dan branding digital kampus kepada calon mahasiswa baru.

Selama pameran berlangsung, stan-stan mahasiswa dipadati pengunjung dari berbagai fakultas dan program studi yang antusias mencoba setiap filter secara langsung menggunakan perangkat telepon pintar mereka. Salah satu stan bahkan tercatat melayani sekitar 60 pengunjung selama kegiatan berlangsung. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa hasil pembelajaran mahasiswa tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan pengalaman digital yang menarik bagi sivitas akademika.

Baca Juga: Inovasi Pembelajaran Digital: UNAMIN Kembangkan Penerapan ADERiC

Menurut Teguh, penyelenggaraan pameran karya mahasiswa akan terus dikembangkan sebagai budaya akademik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sorong. Melalui pendekatan ini, mahasiswa didorong untuk menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata sekaligus membangun kemampuan berpikir kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Harapan ke depannya, setiap mata kuliah yang saya ampu itu selalu ada capstone project yang pada akhirnya akan selalu dipamerkan di Aula Rektorat Unamin ataupun di halaman Unamin," tambahnya.

Pameran ITE Vol. 2 menjadi salah satu wujud transformasi pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Sorong yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat inovasi. Melalui karya yang dapat diakses, dicoba, dan dievaluasi langsung oleh publik kampus, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi kebutuhan industri digital.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Implementasi pembelajaran berbasis proyek melalui pengembangan filter AR mendukung SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) dengan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kompetensi, kreativitas, dan literasi digital mahasiswa. Inovasi teknologi yang dihasilkan turut berkontribusi terhadap SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan solusi yang aplikatif bagi kebutuhan kampus. Selain itu, kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan institusi dalam menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan secara langsung mencerminkan semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Pameran ITE Vol. 2, Universitas Muhammadiyah Sorong terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi, menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan era digital, serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.(AAM)

Share this Post