Mahasiswa Unamin Raih Juara 3 Cerpen & Harapan 4 Puisi Nasional

Sorong, 06 September 2025 – Lili Awariti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sorong(UNAMIN), mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 pada lomba cipta cerpen dan Juara Harapan 4 pada lomba cipta puisi tingkat nasional. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kesenian Nasional secara daring pada 11 Agustus 2025 dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Perasaan saya sangat senang dan sebenarnya tidak menyangka bisa menjadi bagian dari para juara, apalagi pesertanya banyak sekali dari seluruh Indonesia," ujar Lili dengan penuh rasa syukur.

Cerpen yang berhasil mengantarkan Lili ke podium juara berjudul Atap yang Berbeda. Karya ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya sebagai anak dari keluarga broken home. Sementara itu, puisi berjudul Aku Merdeka ditulis dengan semangat menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Tema puisi itu muncul tiba-tiba karena lombanya berdekatan dengan Hari Kemerdekaan, jadi saya ingin menulis sesuatu yang relevan," ungkapnya.

Lili mengaku bahwa proses menulis kedua karyanya berjalan lancar tanpa kendala berarti. "Saya lebih nyaman menulis dengan pulpen dan kertas. Rasanya lebih lega dan saya sangat menikmati prosesnya," jelas Lili. Menariknya, kedua karya tersebut merupakan hasil tulisannya semasa SMA. Cerpen Atap yang Berbeda dibuat dalam semalam, sementara puisi Aku Merdeka ditulis dalam waktu empat jam saat jam pelajaran berlangsung di kelas 11 SMA. "Puisi itu pernah dipilih jadi puisi wajib untuk lomba di kampung saya menjelang 17 Agustus," kenangnya dengan bangga.

Keikutsertaan Lili dalam lomba ini bermula dari dorongan Bapak Hasanudin, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Unamin. "Bapak Hasanudin membagikan link lomba, dan saya langsung teringat dua karya saya yang cocok untuk dikirim," cerita Lili.

Dalam wawancara, Lili juga membagikan harapan dan targetnya ke depan. "Saya ingin lebih rajin menulis dan semoga bisa menerbitkan buku sendiri. Kalau ada kesempatan, saya juga ingin ikut lomba lagi, mungkin di luar kota. Dari zaman sekolah, saya sudah semangat ikut lomba, dan itu terus terbawa sampai sekarang," ujarnya penuh antusias.

Sebagai motivasi untuk teman-teman Unamin, Lili membagikan prinsip yang selalu dipegangnya sejak kecil: "Berdirilah maka kau akan dilihat dan bicaralah maka kau akan dikenal." Menurutnya, prinsip ini sangat berarti dan dapat mendorong siapa saja untuk percaya diri dalam berkarya. "Jangan gengsi atau insecure. Berkarya di bidang literasi itu bukan hanya soal juara, tapi juga soal berbagi dan menciptakan sesuatu yang akan selalu diingat," kata Lili menutup pembicaraan dengan senyum.

Prestasi Lili Awariti ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Aminuddin di tingkat nasional. Semoga semangat berkarya Lili dapat menginspirasi mahasiswa Unamin lainnya untuk terus berprestasi di bidang literasi.[CGS]

Share this Post