Mahasiswa UNAMIN Raih Peringkat Juara 3 NUDC wilayah dan Juara 2 Debat Kebangsaan Wilayah Timur 2025

Sorong, 20 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNAMIN) Sorong. 2 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Vathien A. Paliema dan Wilda Rahmadani, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 National University Debating Championship (NUDC) dan Juara 2 Debat Kebangsaan Wilayah Timur 2025.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari wilayah Indonesia timur dan menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama tim dalam format debat akademik berstandar nasional.

Dalam wawancaranya, Vathien dan Wilda menceritakan perjalanan mereka menuju prestasi tersebut bukanlah hal yang mudah. Tantangan utama yang mereka hadapi adalah memahami topik atau mosi debat yang kompleks dan beragam. “Tantangan kami selalu sama, yaitu mencoba memahami topik atau mosi yang akan diperdebatkan. Kami harus mendiskusikan dan memecah bagian-bagian mosi agar arah perdebatan menjadi lebih jelas,” ungkap Vathien

Persiapan yang mereka lakukan pun sangat matang. Selain berdiskusi, keduanya melakukan riset mendalam terhadap topik yang akan diangkat serta berlatih secara rutin untuk memperkuat argumentasi dan membangun kekompakan tim. “Kami rutin latihan, memperdalam pengetahuan, dan saling memahami kelebihan serta kekurangan satu sama lain untuk membangun chemistry tim. Dalam debat, kami harus cepat dalam case building karena waktu yang diberikan hanya 15 menit,” jelas Wilda Rahmadani.

Keduanya juga menceritakan momen paling berkesan selama kompetisi, terutama saat menunggu hasil tiap ronde dan ketika dinyatakan lolos ke babak final Debat Kebangsaan. “Momen paling berkesan adalah saat pengumuman lolos ke babak final. Kami tidak menyangka bisa meraih Juara 2, apalagi ini adalah kali pertama kami mengikuti Debat Kebangsaan dan bersaing dengan tim-tim kuat dari berbagai kampus,” tambahnya.

Menurut keduanya, kompetisi seperti NUDC dan Debat Kebangsaan memberikan dampak besar terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis, penyusunan argumen logis, serta keterampilan berbicara di depan publik. Mereka juga berharap lebih banyak mahasiswa UNAMIN yang berani mengambil tantangan serupa. “Kompetisi debat melatih kita untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah dengan analisis mendalam. Kuncinya adalah pahami mekanisme debat, perbanyak pengetahuan, latih public speaking, dan jangan takut mencoba. Kesempatan hanya datang bagi mereka yang yakin,” pesan Vathien dan Wilda.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen UNAMIN dalam mendukung pengembangan potensi akademik dan keterampilan mahasiswa di tingkat nasional. UNAMIN juga berharap ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di kancah yang lebih luas. (DWS)

Share this Post