Mahasiswa UNAMIN Tampilkan Tarian Papua, Raih Penghargaan di Ajang Internasional

Sorong, 23 April 2026 — Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Wilda Rahmadani dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan M. Farhan dari Program Studi Teknik Industri, berhasil meraih penghargaan dalam ajang Talent Show pada kegiatan Global and Cultural Exposure 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Penang, Malaysia, sebagai bagian dari kompetisi internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara.

Dalam kompetisi tersebut, Wilda dan Farhan tampil sebagai satu tim dengan membawakan tarian tradisional Papua berjudul “Sup I Ken: The Last Voice of Papua”. Penampilan ini mengangkat kisah kehidupan masyarakat Papua di masa lalu yang damai, sebelum mengalami perubahan akibat berbagai konflik yang memengaruhi tatanan sosial masyarakat.

“Kami merasa memiliki minat dan bakat di bidang tarian tradisional, sehingga memutuskan untuk menampilkan budaya Papua di ajang internasional ini,” ujar Wilda Rahmadani. Ia menambahkan bahwa partisipasi mereka dilandasi oleh keinginan untuk memperkenalkan budaya Papua kepada masyarakat dunia.

Menurut mereka, makna utama dari tarian yang dibawakan adalah pentingnya kesadaran publik terhadap suara masyarakat Papua yang perlu didengar dan dilindungi. Melalui penampilan tersebut, mereka berharap dapat membuka wawasan masyarakat internasional terhadap realitas yang terjadi di Papua.

Wilda juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT, panitia penyelenggara, serta seluruh tim yang terlibat. Dengan usaha bersama, kami dapat meraih penghargaan ini,” ungkapnya.

Keikutsertaan dalam ajang ini memberikan pengalaman berharga bagi keduanya, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri untuk menyampaikan aspirasi di forum yang lebih luas. Mereka berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Papua, di tingkat internasional.

Sebagai pesan kepada generasi muda, mereka mengajak untuk terus mencoba, berusaha, dan berani menyuarakan hak serta identitas budaya. “Jangan malu membawa budaya kita sendiri, karena itulah yang menjadi jati diri kita,” pesan dari Wilda.(RL)

Share this Post