Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sorong Berbagi Pengalaman Kuliah Sambil Berpuasa
Sorong, 13 Maret 2025 – Memasuki pertengahan bulan Ramadan, perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) tetap berlangsung aktif seperti biasa. Namun, di tengah kesibukan akademik, para mahasiswa/mahasiswi merasakan tantangan tersendiri dalam mengikuti perkuliahan sambil menjalankan ibadah puasa. Ada berbagai tanggapan yang muncul, mulai dari rasa lelah, tantangan fisik, hingga semangat meraih pahala, sebagaimana disampaikan oleh tiga mahasiswi Unamin saat diwawancarai di lingkungan kampus.
Amilia Rumbrouw, mahasiswi Fakultas Pertanian, mengaku bahwa menjalani kuliah sambil berpuasa cukup berat. "Sangat berat karena beberapa faktor seperti panas terik matahari dan harus naik turun tangga. Misalnya, kalau kita ambil mata kuliah, ruangannya ada di lantai dua atau tiga, jadi terasa sangat melelahkan," ujar Amilia saat ditemui di Gedung Fakultas Hukum Unamin. Meski begitu, ia tetap semangat menjalani perkuliahan. "Walaupun puasa, tetap semangat karena yakin akan mendapat pahala," tambahnya dengan senyum optimis.
Berbeda dengan Amilia, Nabila Ramadhani Rumoning, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, justru merasa cukup senang menjalani perkuliahan sambil berpuasa. Saat ditemui di halaman Rektorat Unamin, Nabila mengatakan, "Cukup senang menjalani puasa. Dampaknya, jadi tambah semangat dalam beribadah, pahala juga bertambah. Untuk dampak negatif, sejauh ini tidak ada."
Senada dengan Nabila, Fadillah Izzatul Nisa, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik lainnya, mengungkapkan bahwa walau kadang merasa lelah, dirinya tetap menikmati proses belajar di bulan Ramadan. "Mungkin lelah, capek, apalagi kalau masuk siang, pasti terasa panasnya, jadi makin terasa lelahnya karena puasa kan tidak makan dan minum. Tapi di balik itu, rasanya puasa berlalu begitu cepat," ujar Fadillah di lokasi yang sama.
Ketiga mahasiswi ini menunjukkan semangat dalam menyeimbangkan kewajiban akademik dan ibadah puasa. Mereka menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya bahwa menjalankan perkuliahan di tengah ibadah Ramadan tetap bisa dilakukan dengan baik, asalkan ada niat dan semangat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa/mahasiswi yang berpuasa, pihak Universitas Muhammadiyah Sorong juga telah menyesuaikan jadwal perkuliahan. Hal ini dilakukan agar mahasiswa dapat menyelesaikan kegiatan belajar mengajar lebih awal dan bisa berbuka puasa tepat waktu, tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan maupun ibadah-ibadah mereka.[HIS]