Mantan Wakil Rektor II UAD Dorong Mahasiswa Baru UNAMIN Manfaatkan Kesempatan Pendidikan

Sorong, 30 Agustus 2026 — Mantan Wakil Rektor II Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bidang sumber daya, Drs. M. Safar Nasir, M.Si., hadir dalam rangkaian hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) 2026 yang berlangsung di halaman UNAMIN pada Jumat (28/08). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong mahasiswa baru untuk mensyukuri kesempatan menempuh pendidikan tinggi dan memanfaatkannya sebagai bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Safar Nasir menyampaikan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi masih menjadi sesuatu yang tidak dimiliki oleh seluruh generasi muda Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikannya, sekitar 32 persen penduduk usia 19–23 tahun dapat mengenyam pendidikan tinggi. Karena itu, mahasiswa baru UNAMIN dinilai memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk menjalani pendidikan secara sungguh-sungguh.

“Kesempatan ini belajar dengan baik, dengan tekun agar benar-benar menjadi intelektual muda yang insyaallah ke depan menjadi harapan bangsa memasuki Indonesia emas. Di tangan Anda, nanti apakah Indonesia itu betul-betul emas atau kita malah bisa jadi cemas. Itu sangat tergantung Anda,” ujar Safar Nasir.

Ia juga menyoroti luasnya jaringan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri. Menurutnya, keberadaan jaringan tersebut menjadi peluang bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan pengalaman akademik. Safar Nasir turut mengapresiasi kehidupan sosial masyarakat Papua, khususnya toleransi antara umat Islam dan umat non-Islam, yang dinilainya sebagai kekuatan yang perlu terus dijaga dalam semangat Muhammadiyah sebagai organisasi yang membawa gagasan Islam Berkemajuan.

Baca Juga: Mahasiswa Baru UNAMIN Diperkenalkan dengan Literasi Demokrasi dan Kepemiluan

Selain itu, Safar Nasir mengapresiasi perkembangan pendidikan tinggi di Papua Barat Daya. Berdasarkan data yang dipaparkannya, angka partisipasi pendidikan tinggi di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 38 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 32 persen. Ia menilai capaian tersebut menjadi peluang untuk terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengungkapkan rencana pengembangan ekowisata di kawasan Kampus II UNAMIN yang diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik sekaligus ikon baru bagi Papua Barat Daya.

Penyampaian tersebut sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui dorongan kepada generasi muda untuk memperoleh dan memanfaatkan pendidikan secara optimal. Penguatan akses pendidikan tinggi dan pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya juga mendukung SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, terutama dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat di daerah.

Kehadiran Safar Nasir dalam PKKMB UNAMIN 2026 diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi kepada mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Papua Barat Daya dan Indonesia. (AAM)

Share this Post