Pemerintah Gelar Papua Barat Daya Investment 2025 untuk Meningkatkan Kepercayaan Investor

Sorong, 12 Desember 2025 Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar Papua Barat Daya Investment Year 2025 pada 10–12 Desember 2025 sebagai upaya memperkuat keyakinan investor terhadap stabilitas dan peluang investasi di wilayah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., serta berbagai pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Pada kegiatan ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan. Acara digelar sebagai bagian dari strategi meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Rektor UNAMIN, Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kepastian dan rasa aman merupakan elemen penting untuk menarik minat investor. “Upaya pemerintah untuk memberikan kepastian kepada para investor harus terus diperkuat. Mereka perlu diyakinkan bahwa berinvestasi di Papua Barat Daya aman, damai, dan menjanjikan masa depan yang sukses,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan investasi tidak lepas dari harmonisasi antara pemerintah dan masyarakat. “Kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah syarat utama. Tidak ada wilayah yang bisa maju tanpa jaminan keamanan. Pemerintah, aparat, dan masyarakat harus bersatu dalam memberikan kepastian keamanan, khususnya bagi para investor,” tegasnya.

Dr. Muhammad Ali juga menekankan bahwa kemajuan Papua Barat Daya akan berbanding lurus dengan kemajuan dunia pendidikan dan institusi akademik. “Jika Papua Barat Daya maju, maka UNAMIN juga akan maju. Harapan kami, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat masa depan ekonomi dan pendidikan di daerah ini,” tutupnya.

Kegiatan Papua Barat Daya Investment Year 2025 diharapkan mampu membuka peluang investasi baru serta memperluas kerja sama strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (DWS)

Share this Post