Pesan dan Kesan dari Rektor, Kepala LLDIKTI, dan Perwakilan PJ Gubernur dalam Wisuda XXIII UNAMIN
Sorong, 18 Desember 2024 – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar Wisuda XXIII yang penuh makna di Hotel Aston, Kota Sorong. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Rektor UNAMIN, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, yang mewakili Penjabat Gubernur. Mereka menyampaikan pesan dan kesan yang inspiratif kepada para wisudawan dan wisudawati sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., membuka acara dengan laporan perkembangan universitas sekaligus menyampaikan pesan kepada para wisudawan. Beliau menekankan bahwa momen wisuda adalah hasil dari perjalanan panjang yang penuh dengan pengorbanan dan perjuangan. Selain itu, beliau mengucapkan selamat kepada para wisudawan beserta orang tua mereka, yang telah mendampingi dan mendukung hingga mencapai puncak pencapaian ini.
Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu, S.Pd., M.Ed., M.Phil., memberikan dua poin penting dalam sambutannya. Pertama, beliau menyarankan agar para lulusan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menjadi pencipta lapangan kerja. Kedua, beliau mengajak para lulusan untuk memikirkan langkah-langkah yang berani dan inovatif dalam menghadapi tantangan global. Pesan ini menjadi motivasi kuat bagi para wisudawan untuk bersikap kreatif dan mandiri di dunia kerja.
Sambutan ketiga disampaikan oleh Rahman, S.STP., M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, yang mewakili Penjabat Gubernur Papua Barat Daya. Beliau menyampaikan permohonan maaf dari Penjabat Gubernur yang tidak dapat hadir karena tugas penting. Dalam pesannya, beliau mengingatkan bahwa momentum wisuda ini adalah bukti keberhasilan, tetapi bukanlah akhir perjuangan. Sebaliknya, ini adalah awal dari tantangan baru. Beliau juga menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi harus dimanfaatkan untuk menjadi agen perubahan, dan para lulusan UNAMIN diharapkan menjadi generasi muda yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan di Papua Barat Daya.
Acara Wisuda XXIII ini tidak hanya menjadi perayaan atas pencapaian akademik, tetapi juga menjadi momen refleksi dan motivasi bagi para wisudawan dan wisudawati untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Pesan-pesan dari para tokoh ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para lulusan UNAMIN untuk melangkah ke masa depan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.[HIS]