UNAMIN Bersama Prajurit Yonif TP 806 Panen Padi di Mariat, Perkuat Ketahanan Pangan Sorong

Sorong, 12 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) bersama prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 806 Inyomusi menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong ketahanan dan kemandirian pangan daerah melalui panen padi bersama di hamparan persawahan SP-2 Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (9/9/2026).

Panen bersama ini menjadi bukti ketangguhan personel di lapangan. Setelah sempat menghadapi kegagalan panen pada musim kemarau sebelumnya akibat kendala cuaca ekstrem dan pasokan air, kerja keras berkelanjutan prajurit Yonif TP 806 serta komunikasi aktif bersama akademisi UNAMIN yang rutin meninjau ke lapangan berhasil mengembalikan produktivitas lahan hingga mencapai hasil panen yang optimal.

Akademisi Fakultas Pertanian UNAMIN, Dr. Ajang Maruapey, SP., MP., yang hadir langsung mendampingi proses panen di pematang sawah, menegaskan arti strategis kerja nyata di sektor pertanian pangan bagi masa depan daerah.

“Ketahanan pangan bukan sekadar angka atau wacana di atas kertas. Setiap bulir beras yang kita panen hari ini adalah penyambung hidup dan pondasi masa depan kita bersama. Harapan kami, kolaborasi ini terus berlanjut sehingga Kabupaten Sorong dapat menjadi salah satu lumbung pangan andalan di Tanah Papua.” — Dr. Ajang Maruapey, SP., MP.

Mengenai status keterlibatan akademik, Dr. Ajang Maruapey menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan rintisan riset lapangan yang diawali sejak kunjungan bersama mahasiswa bimbingannya bulan lalu.

“Riset baru mulai dengan mahasiswa bimbingan terkait dengan kegiatan tersebut, dan saat ini memang belum ada rekomendasi resmi dari kampus. Sinergi ini berawal saat kunjungan lapangan dengan mahasiswa bulan kemarin. Terjalin hubungan silaturahim dan sinergi ke depan untuk lebih berperan aktif, yang akan ditingkatkan melalui kegiatan pendampingan dan riset teknologi budidaya padi untuk musim tanam berikutnya.”— Dr. Ajang Maruapey, SP., MP.

Dari jajaran TNI, Letnan Dua Inf. Andi Haeruddin Yakup mewakili Yonif TP 806 Inyomusi mengapresiasi dedikasi akademisi UNAMIN yang aktif berdialog dan meninjau langsung ke persawahan, serta menaruh harapan besar agar kolaborasi riset bersama mahasiswa UNAMIN terus diperluas demi memperkuat ketahanan pangan di Tanah Papua, khususnya Kabupaten Sorong.

Selain aspek peningkatan produksi beras, Koordinator Lapangan Serda Muhammad Wahid menambahkan bahwa lahan pertanian SP-2 Mariat ini turut difungsikan sebagai wahana edukasi agrikultur bagi generasi muda, dengan melibatkan siswa SMP Cinta Kasih serta mahasiswa dari UNAMIN dan Unimuda Aimas agar memahami proses produksi pangan sejak bangku sekolah dan perkuliahan.

Inisiatif kolaboratif ini sejalan dengan komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Aksi lapangan ini berkontribusi nyata pada SDG 2 (Tanpa Kelaparan / Zero Hunger) melalui penguatan ketersediaan pangan lokal, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas / Quality Education) lewat integrasi pembelajaran luar kelas berbasis pengalaman riset praktis bagi mahasiswa dan pelajar, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan / Partnerships for the Goals) yang diwujudkan melalui sinergi multipihak antara perguruan tinggi (UNAMIN), institusi pertahanan (TNI Yonif TP 806 Inyomusi), dan masyarakat tani Kabupaten Sorong.(AAM)

Share this Post