Peserta Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) Perwakilan UNAMIN Lolos ke Tingkat Nasional
Sorong, 10 Juli 2024 – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali menorehkan prestasi gemilang melalui keberhasilan peserta Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) yang berhasil lolos ke tingkat nasional. Arfan Wally, dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, bersama Oriza Sativa Ningrum Omber, dari Program Studi Ilmu Hukum, menjadi perwakilan kampus yang berhasil membawa nama Universitas Muhammadiyah Sorong ke panggung nasional dalam kompetisi bergengsi ini.
Menurut Oriza Sativa Ningrum Omber, ini adalah kali kedua dirinya mewakili UNAMIN dalam KDMI tingkat wilayah. Pada tahun 2023, ia melalui seleksi internal yang ketat di kampus, bersaing dengan 18 peserta lainnya, sebelum akhirnya terpilih untuk mewakili kampus. “Kami berlatih intensif selama dua bulan sebelum seleksi wilayah dan berhasil meraih peringkat kedua di wilayah 7, yang mengantarkan kami ke tingkat nasional,” ungkap Oriza. Namun, pada tahun 2024, tanpa seleksi dan latihan formal, Oriza kembali dipercaya untuk mewakili kampus hanya dengan berbekal pengetahuan dari tahun sebelumnya.
Arfan Wally, yang telah mengikuti KDMI selama tiga tahun berturut-turut sejak 2022, juga berbagi pengalaman dan harapannya. “Perjalanan saya dalam KDMI menunjukkan konsistensi dan peningkatan kualitas tim kami. Setiap tahun, kami berhasil lolos ke tingkat nasional, yang memberikan wawasan berharga tentang standar kompetisi di level tertinggi,” ujarnya. Arfan, yang kini menjabat sebagai Ketua UKM Debating Club, berencana untuk membagikan pengalaman dan pengetahuannya kepada mahasiswa lain di UNAMIN, guna mengembangkan kemampuan debat dan berpikir kritis mereka.
Persiapan intensif yang dilakukan oleh kedua perwakilan UNAMIN ini mencakup riset mendalam tentang isu-isu terkini, baik nasional maupun internasional, serta latihan rutin tiga hingga empat kali seminggu. Selain itu, mereka juga melakukan simulasi debat dengan berbagai topik dan format, serta menganalisis rekaman debat sebelumnya untuk mempelajari strategi dan teknik. “Kami berharap ke depannya, kampus dapat lebih mendukung minat dan bakat mahasiswa, terutama dalam bidang debat,” kata Oriza, yang juga berharap agar UKM debat di UNAMIN bisa semakin aktif dan berprestasi.
Dukungan kampus sangat berperan dalam kesuksesan peserta KDMI. Namun, Oriza mencatat bahwa dukungan tersebut dirasa kurang di tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. “Di tahun 2023, dukungan kampus sangat besar, namun tahun ini kami tidak merasakan hal yang sama,” ujarnya. Meskipun demikian, semangat dan dedikasi mereka tetap membara. Kedua perwakilan UNAMIN ini berharap agar kampus dapat lebih memperhatikan minat dan bakat mahasiswa di bidang debat, serta mengakomodasi mereka melalui UKM Debating Club yang ada.(ARK)