PWM Papua Barat Daya Gelar Pengajian di UNAMIN, Hadirkan Ahmad Syauqi Soeratno Bahas Optimalisasi Aset Ekonomi Muhammadiyah

Sorong, 25 September 2026 — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat Daya menggelar pengajian bertajuk “Optimalisasi Aset Ekonomi Muhammadiyah” di Aula Rektorat Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Kamis (24/9/2026) pukul 16.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri Ketua PWM Papua Barat Daya Drs. H. Mungawan, KetuaPimpinan Daerah (PD) 'Aisyiyah Kota Sorong Hj. Mukhsanaty Hargani, S.Sos, Sekretaris PWM yang juga Wakil Rektor II UNAMIN Dr. H. Kamaluddin, S.S., M.M., jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah se-Papua Barat Daya, pimpinan Aisyiyah, aparat kepolisian, serta generasi muda dari Pemuda Muhammadiyah dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Turut hadir pula sivitas akademika UNAMIN, di antaranya Ketua Lembaga Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UNAMIN Assoc. Prof. Dr. Arie Anang Setyo, M.Pd., Wakil Rektor IV UNAMIN Ir. H. Irman Amri, S.T., M.T., IPM., serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sorong Ust. Muhammad Rusdan, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutan pembuka, Ketua PWM Papua Barat Daya Drs. H. Mungawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan tersebut.

“Kita bisa berada di ruangan ini tentu sesuatu yang tidak kita jadwalkan sebelumnya, namun ini merupakan karunia Allah — kita dipertemukan dengan salah satu pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wakil Ketua Majelis Ekonomi, yang kebetulan juga anggota DPD RI. Mari kita manfaatkan untuk bersilaturahim, bertukar pikiran, dan bertukar gagasan, karena semua ini untuk kemaslahatan kita, khususnya warga persyarikatan,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Senator H. Hartono, S.E., anggota DPD RI asal Papua Barat Daya.

“Banyak hal yang bisa dikolaborasikan antara DPD dengan mitra-mitra kami di pemerintahan. Salah satunya program KIP, kemudian revitalisasi, dan seterusnya. Itu alat perjuangan kami untuk bagaimana kebutuhan-kebutuhan daerah bisa kita jembatani di tingkat pusat,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Papua Barat Daya Salurkan Bantuan Studi Akhir Tahap II 2026 kepada 346 Mahasiswa Papua

Materi utama disampaikan Dr. Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, MM, Wakil Ketua Komite III DPD RI sekaligus Wakil Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia menekankan bahwa filosofi ekonomi Muhammadiyah berbeda dari ekonomi pada umumnya.

“Muhammadiyah itu bergerak lebih dari 100 tahun. Itu tidak pernah berpikir untung berapa, labanya berapa — tidak pernah. Tapi Muhammadiyah berpikir seberapa manfaat. Itu kuncinya berekonomi di Muhammadiyah,” tegasnya.

Prinsip yang disebutnya sebagai “sosio religio bonership” ini sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Ribuan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat dinilai menjadi contoh nyata bagaimana model ekonomi berbasis manfaat sosial dapat mendukung pengentasan kemiskinan (SDG 1) sekaligus pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah Papua Barat Daya.

PWM Papua Barat Daya berharap pengajian ini dapat mendorong optimalisasi aset dan amal usaha Muhammadiyah di tingkat wilayah hingga ranting, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua Barat Daya. (AAM)

Share this Post