Rayakan Kemerdekaan RI, UMSorong berkolaborasi dengan Komunitas Sorong Freedive Kibarkan Bendera Mer
Sorong, UMSorong - Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun dilakukan dengan cara yang berbeda oleh masyarakat maupun komunitas masyarakat. Univeritas Muhammadiyah Sorong setiap tahun ikut merayakan kemerdekaan RI, namun tahun ini pada perayaan yang ke 76, Universitas Muhammadiyah Sorong melakukan dengan cara yang unik, mengibarkan bendera di kedalaman laut dengan menggandeng Komunitas Sorong Freedive, jika di banyak tempat pengibaran bendera dilakukan di kedalaman laut dengan bantuan peralatan selam, kegiatan pengibaran bendera oleh UMSorong dan Komunitas Sorong Freedive ini berbeda karena pengibaran bendera dilakukan tanpa alat bantu pernafasan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di laut sekitar Pulau Matan Kabupaten Raja Ampat dikedalaman 17 meter, kedalaman yang menunjukkan tanggal kemerdekaan RI, serta dilakukan 8 freediver profesional tersertifikasi internasional yang diantaranya dari Universitas Muhammadiyah Sorong, untuk menunjukkan bulan kemerdekaan Republik Indonesia, serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengibaran diatur kurang lebih 76 menit manandakan dirgahayu ke 76 Republik Indonesia.
Tim dari UMSorong Dipimpin oleh Teguh Hidayat Iskandar Alam, S.Kom., MT., Kepala Lembaga Kerjasama dan Pengembangan Unit Usaha, sementara Tim Komunitas Sorong Freedive dipimpin oleh Bapak Sumardi, Branch Manager Bank Muamalat yang adalah Bank Mitra UMSorong.
Teguh Ketika ditanya terkait kegiatan ini mengatakan "Ulang tahun kemerdekaan adalah momen bersejarah, tentu perlu memberikan nuansa perjuangan didalamnya, dengan melakukan pengibaran di kedalaman 17 meter di bawah laut tanah Papua maka makna perjuangan bisa ditunjukkan"
"Kami adalah freediver yang profesional, proses yang kami lakukan memang ekstrim dan sangat beresiko tapi tetap dalam koridor keamanan penyelam, apalagi penyelaman yang kami lakukan di kedalaman 17 meter maka harus mempersiapkan fisik, mengetahui teori equalize, dan menguasai teknik menyelam, serta juga yang paling penting adalah aspek mental karena ketika menyelem akan ada tekanan yang cukup besar. Terima kasih UMSorong sudah mengajak berkolaborasi, kami bangga di hari yang bersejarah kami bisa melakukan pengibaran bendera dengan keahlian kami." Demikan pimpinan Komunitas Sorong Freedive, Sumardi ketika ditanya.
Rektor ketika dimintai komentarnya mengatakan "pengibaran bendera ini adalah wujud cinta kami kepada NKRI dan tanah Papua sebagai bagian dari NKRI, pilihan yang sulit dalam bentuk freedive adalah wajud kesiapan kami untuk mengarungi langkah menyiapkan SDM Papua menjadi berkemajuan, tanah Papua adalah tanah dipijak, perbuatan baik akan tetap kami tumbuhkan sebagaimana cita cita pendiri Muhammadiyah untuk memberi manfaat kepada Orang banyak, terima kasih buat tim yang telah bekerja dengan baik" demikian Rektor menutup percakapan. (irm)