Sosialisasi Kurikulum AIK Zona Barat dan Timur di Jakarta
Jakarta, 29 November 2025 – Sosialisasi Panduan dan Kurikulum Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) untuk zona Barat dan Timur resmi diselenggarakan selama 2 hari, pada tanggal 28 hingga 29 November 2025, bertempat di Hotel Aston Priority Simatupang & Conference Center, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), termasuk Rektor UNAMIN, Dr. H. Muhammad Ali, MM, MH.
Pada kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai struktur dan substansi kurikulum AIK terbaru yang akan diterapkan di lingkungan PTMA. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen penerapan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam proses pembelajaran, layanan mahasiswa, serta kehidupan kampus. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi isu-isu strategis terkait mutu akademik, kelembagaan, kaderisasi, dan daya saing lulusan PTMA.
Rektor UNAMIN, Dr. H. Muhammad Ali, MM, MH, menyampaikan bahwa penyelarasan kurikulum AIK menjadi langkah penting dalam memastikan karakter Islami yang kuat di lingkungan PTMA. “Standarisasi kurikulum AIK tidak hanya memastikan keseragaman pembelajaran, tetapi juga memperkuat identitas dan visi keislaman Muhammadiyah dalam setiap aspek proses pendidikan,” ujarnya.
Sosialisasi ini memuat sejumlah poin penting, antara lain:
- Menegaskan pemahaman akidah Islam sesuai dengan manhaj Muhammadiyah.
- Standarisasi praktik ibadah berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
- Integrasi akhlak dalam seluruh proses pembelajaran.
- Keseragaman materi pokok, capaian pembelajaran, dan metode pengajaran AIK di seluruh zona.
- Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam setiap disiplin ilmu, bukan hanya pada mata kuliah AIK.
- Penekanan pada evaluasi, monitoring, dan pelaporan pelaksanaan AIK secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik dan pengelola lembaga AIK memperoleh arahan yang lebih jelas dan terstandar dalam penyusunan materi, metode pembelajaran, capaian kompetensi, hingga evaluasi pelaksanaan AIK. Harapannya, pembinaan karakter Islami yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah dapat berjalan lebih efektif, konsisten, dan terintegrasi di seluruh zona PTMA. (DWS)