Tiga Mahasiswa UNAMIN Raih Predikat Finalis Nasional pada Industry Case Competition I-CHALLENGE 2026

Sorong, 12 Mei 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui tiga mahasiswanya yang berhasil meraih predikat finalis pada ajang Industry Case Competition dalam rangka I-CHALLENGE 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya. Ketiga mahasiswa tersebut tergabung dalam tim “Rhetoric Rangers”, yaitu M. Farhan dan Ahmad Yusuf Al Fathrizi dari Program Studi Teknik Industri, serta Wilda Ramadhani dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Industry Case Competition merupakan salah satu kompetisi bergengsi dalam I-CHALLENGE 2026 yang berfokus pada penyelesaian studi kasus industri nyata melalui solusi inovatif yang berkelanjutan. Dalam kompetisi ini, para peserta diberikan tantangan untuk menganalisis permasalahan industri dan menghadirkan gagasan yang aplikatif serta berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

Tim Rhetoric Rangers mendapatkan studi kasus mengenai pengolahan limbah FABA (Fly Ash and Bottom Ash), yaitu limbah hasil pembakaran batu bara yang memiliki potensi besar untuk diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat. Melalui pemikiran inovatif, tim ini berhasil menciptakan solusi berupa pelet berbasis FABA yang dapat digunakan untuk membantu proses pengolahan air sekaligus berpotensi menjadi pupuk bagi sektor pertanian.

Menurut tim, ketertarikan mengikuti kompetisi ini muncul karena adanya kesempatan untuk mengembangkan ide inovasi dalam menyelesaikan persoalan industri dan lingkungan secara nyata. Mereka melihat bahwa limbah FABA merupakan isu penting yang membutuhkan solusi berkelanjutan dan bernilai guna bagi masyarakat.

“Kami merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur. Apalagi tim kami merupakan satu-satunya universitas dari luar Pulau Jawa yang berhasil menjadi finalis dan bertemu dengan banyak kampus besar lainnya. Hal itu menjadi pengalaman yang sangat berharga dan membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkap tim.

Pengalaman paling berkesan bagi mereka adalah saat mempresentasikan inovasi secara langsung di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai universitas ternama di Indonesia. Selain itu, mereka juga mendapatkan banyak pengalaman baru, relasi, serta motivasi untuk terus berkembang dalam dunia akademik dan kompetisi nasional.

Tim Rhetoric Rangers berharap inovasi yang mereka kembangkan dapat terus disempurnakan hingga suatu saat dapat diterapkan secara nyata untuk membantu pengolahan limbah industri sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan. Mereka juga berharap pencapaian ini menjadi awal dari peluang kompetisi dan penelitian lainnya di masa depan.

Sebagai pesan untuk mahasiswa lainnya, mereka menyampaikan agar tidak takut mencoba dan tidak minder untuk bersaing dengan kampus besar.

“Walaupun kami berasal dari luar Pulau Jawa, kami membuktikan bahwa dengan kerja keras, keberanian, dan kemauan belajar, mahasiswa UNAMIN juga mampu bersaing di tingkat nasional.

Dari pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Keberhasilan tim Rhetoric Rangers sebagai finalis Industry Case Competition I-CHALLENGE 2026 tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani mencoba, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan diri. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bersama bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kolaborasi, mahasiswa dari Indonesia Timur juga mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di panggung nasional.(RL)

 

Share this Post