Tiga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong Raih Runner Up 3 di Lomba Debat Hukum
Sorong, 9 November 2025 – Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih posisi Runner Up 3 dalam Perlombaan Debat Hukum Legal Critique yang diadakan oleh Universitas Brawijaya Malang. Para mahasiswa tersebut, yang terdiri dari Qisi Yulia Lestari, Retno Nurkumala, dan Cicilia C. A. Wijaya, menunjukkan kemampuan debat yang luar biasa dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini.
Perlombaan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia tersebut, mempertemukan empat finalis, termasuk Universitas Jendral Soedirman, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, serta Universitas Muhammadiyah Sorong. Dengan dukungan juri berpengalaman, yakni Ahmad Fajar sebagai Chief Adjudicator, Enggar Budi Saputra sebagai Deputy Adjudicator, dan Akhdan Sadida sebagai Adjudicator, para peserta diuji kemampuan argumentasi dan logika di bawah tekanan.
Dalam kesempatan tersebut, tim dari Universitas Muhammadiyah Sorong merasakan pengalaman berharga yang tidak hanya berfokus pada persaingan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang menekankan pentingnya berpikir kritis dan menghargai perbedaan perspektif dalam hukum. “Setiap sesi debat memberikan pelajaran baru tentang keberanian menyuarakan opini dan kemampuan berLOGIKA di bawah tekanan,” ungkap Qisi Yulia Lestari, mewakili tim.
Suasana kompetitif yang dihadirkan dalam lomba ini tidak hanya menegangkan tetapi juga dipenuhi dengan tawa dan pengalaman yang sulit dilupakan. “Kemenangan sejati bukan hanya soal piala, tetapi bagaimana kita tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan berintegritas dalam memahami serta menegakkan hukum,” tambah Retno Nurkumala.
Melalui ajang ini, mereka juga menekankan pentingnya persiapan dan fokus. “Untuk mengikuti sebuah kompetisi, kita harus benar-benar belajar, tidak pesimis, dan percaya diri dalam berargumentasi,” nasihat Cicilia C. A. Wijaya. “Menguasai mosi perdebatan dan bijak dalam memilih kosa kata sangatlah krusial.”
Semoga pengalaman yang didapat dalam perlombaan ini menjadi batu loncatan bagi mereka untuk kesempatan yang lebih besar di masa depan dan menjadi kenangan berharga dengan semangat juang yang tinggi. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong mampu bersaing di tingkat nasional dan siap menyongsong tantangan yang lebih besar di dunia hukum.[CGS]