Tim Karate UNAMIN Raih 1 Emas dan 2 Perak pada Kejuaraan Internasional Piala Kemenpora RI 2026 di Yogyakarta
Sorong, 31 Agustus 2026 — Tim Karate Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang bergengsi International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament (YOT) VI 2026 memperebutkan Piala Kemenpora RI yang berlangsung di Gelanggang Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY), Sleman, D.I. Yogyakarta pada 28–30 Agustus 2026.
Dalam kejuaraan bertaraf internasional yang diikuti ribuan karateka dari berbagai provinsi di Indonesia dan mancanegara tersebut, tiga atlet mahasiswa UNAMIN angkatan 2024 yang tergabung dalam satu tim sukses memborong tiga medali kemenangan:

1. Cantika Putri Sundari (Program Studi Manajemen) — Juara 1 (Medali Emas) Kumite Mahasiswa - 50 Kg Putri.
2. Fhilipus Neri Parera (Program Studi Sosiologi) — Juara 2 (Medali Perak) Kumite Mahasiswa Putra - 60 Kg.
3. Umar Said Wira Kamandanu (Program Studi Ilmu Hukum) — Juara 2 (Medali Perak) Kumite Mahasiswa Putra - 57 Kg.
Ketiganya merupakan bagian dari 10 atlet kontingen asal Kota Sorong yang diberangkatkan menuju Yogyakarta. Keberhasilan ini kian bernilai mengingat proses persiapan dan keberangkatan para atlet dilakukan secara mandiri melalui penggalangan dana lewat kegiatan bazar makanan dan pengajuan proposal sponsor.
Peraih Medali Perak Kumite Mahasiswa Putra -60 Kg, Fhilipus Neri Parera, mengungkapkan rasa syukur mendalam sekaligus menceritakan beratnya perjuangan yang dihadapi sebelum bertanding. Selain harus mengumpulkan biaya secara swadaya, ia sempat dilanda keraguan akibat cedera saat kejuaraan Rektor UNAMIN Cup di Kodim beberapa waktu lalu.
"Kalau untuk kesiapannya, saya sempat ragu karena saya mengalami cedera waktu itu pas kejuaraan Rektor UNAMIN Cup di Kodim. Latar belakangnya itu setiap kejuaraan kami aktivitas atau kerja kerasnya mandiri, yaitu dengan mengumpulkan dana sendiri dengan cara proposal dan bazar."
— Fhilipus Neri Parera, Atlet Mahasiswa UNAMIN
Kendati demikian, semangat juang pantang menyerah mengantarkan para atlet UNAMIN melaju mulus melewati babak penyisihan hingga partai puncak. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UNAMIN memiliki kualitas unggul dan daya saing tinggi dalam kancah olahraga nasional.
Fhilipus turut menyampaikan harapannya agar prestasi ini menjadi pintu pembuka bagi peningkatan pembinaan atlet dan pencarian bakat di lingkungan kampus.
"Harapan saya itu agar UNAMIN lebih memperhatikan mahasiswa dan mencari bibit-bibit unggul dalam meraih prestasi, apa lagi di bidang beladiri yaitu karate."
— Fhilipus Neri Parera
Pencapaian prestasi ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Pembinaan dan partisipasi aktif mahasiswa dalam olahraga bela diri tidak hanya mendorong gaya hidup sehat serta kebugaran fisik, tetapi juga membangun karakter tangguh, kedisiplinan, sportivitas, dan ketahanan mental sebagai wujud pendidikan karakter yang komprehensif.
Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen UNAMIN dalam mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi, berdaya saing, serta memegang teguh semangat Unggul, Humanis, dan Mencerahkan, sekaligus mengharumkan nama Papua Barat Daya di tingkat nasional dan internasional.(AAM)