Trik Mahasiswa Agar Tidak Menunda-Nunda Tugas

Menunda tugas sepertinya sudah jadi “penyakit umum” di kalangan mahasiswa. Awalnya cuma bilang, “nanti saja, masih lama kok deadline-nya.” Tapi tiba-tiba waktu sudah mepet, panik, begadang, dan akhirnya tugas dikerjakan dengan terburu-buru. Siklus seperti ini sering terjadi kalau tidak mulai mengatur cara belajar dan cara mengerjakan tugas.

Salah satu trik yang bisa dicoba adalah langsung mulai dari hal kecil. Tidak perlu menunggu mood datang dulu. Misalnya tugasnya menulis makalah, cukup mulai dari membuka laptop, membuat judul, atau menulis beberapa paragraf pertama. Biasanya setelah mulai, pekerjaan jadi terasa lebih ringan untuk dilanjutkan.

Trik berikutnya adalah membagi tugas menjadi bagian kecil. Kalau melihat tugas besar sekaligus, rasanya memang berat. Tapi kalau dibagi, misalnya hari ini cari referensi, besok mulai menulis, lusa revisi, tugas akan terasa lebih mudah dikerjakan. Cara ini juga membantu supaya tidak semua dikerjakan di saat terakhir.

Mahasiswa juga bisa mengurangi gangguan saat belajar. Kadang yang membuat tugas tertunda bukan karena sulit, tapi karena terlalu sering terdistraksi. Sedikit buka media sosial, lalu keterusan scroll sampai lupa waktu. Coba atur waktu khusus untuk fokus mengerjakan tugas, misalnya satu atau dua jam tanpa membuka aplikasi lain.

Selain itu, penting juga untuk mengingat tujuan kuliah. Tugas bukan sekadar kewajiban dari dosen, tapi juga bagian dari proses belajar. Lewat tugas, mahasiswa bisa melatih cara berpikir, mencari solusi, dan memahami materi lebih dalam.

Pada akhirnya, kebiasaan tidak menunda tugas bukan sesuatu yang langsung bisa berubah dalam satu hari. Tapi kalau mulai dibiasakan sedikit demi sedikit, lama-lama akan terasa lebih ringan. Daripada panik menjelang deadline, lebih baik mulai lebih awal dan mengerjakannya dengan santai tapi tetap fokus.(RL)

Share this Post