Udara yang Kita Hirup, Tanggung Jawab Kita Bersama
Sorong, 31 Maret 2026 — Menurunnya kualitas udara akibat asap kendaraan bermotor dan asap rokok menjadi isu yang semakin relevan di lingkungan kampus. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan udara melalui perilaku sehari-hari yang lebih peduli lingkungan.
Aktivitas kampus yang dinamis turut berkontribusi pada meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi. Di sisi lain, kebiasaan merokok di area terbuka maupun fasilitas umum kampus juga menjadi sumber polusi yang berdampak langsung pada kesehatan sivitas akademika. Kedua hal ini menghasilkan zat berbahaya yang dapat memicu gangguan pernapasan serta menurunkan kenyamanan belajar.
Upaya sederhana dapat dilakukan mahasiswa, seperti berjalan kaki atau bersepeda di area kampus, berbagi kendaraan, serta mengurangi kebiasaan merokok terutama di lingkungan umum. Langkah ini tidak hanya berdampak pada kualitas udara, tetapi juga menciptakan lingkungan kampus yang lebih sehat dan nyaman.
Kesadaran kolektif mahasiswa menjadi kunci dalam menciptakan perubahan. Lingkungan kampus yang bersih dari polusi udara dapat terwujud apabila setiap individu memiliki komitmen untuk menjaga udara tetap bersih.
Dengan peran aktif mahasiswa, upaya menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. Langkah kecil yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi kesehatan dan masa depan lingkungan.(AAM)