UNAMIN Berpartisipasi dalam Indonesia Higher Education Expo 2024 di Dili, Timor Leste
Dili, 24 Oktober 2024 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) hadir sebagai salah satu peserta dalam Pembukaan kegiatan Indonesia Higher Education Expo 2024 di Dili, Timor Leste. Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Timor Leste untuk menarik minat calon mahasiswa asing dari Timor Leste agar menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Indonesia dan Timor Leste, termasuk Direktur Eksekutif FDCH, perwakilan Home Staf KBRI Dili, pimpinan ANAA TL, beberapa BUMN, pimpinan Polisia Militar, pimpinan Correios Dili, serta sejumlah perwakilan perguruan tinggi Timor Leste.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Phil. Ikhfan Haris, M.Sc., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dari Indonesia dan Timor Leste yang telah berpartisipasi dalam kelancaran acara ini. Beliau juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Universitas Muhammadiyah Sorong yang hadir sebagai universitas dengan jarak terjauh dalam pameran ini. “Ini adalah pameran pendidikan yang kesekian kalinya yang telah kami laksanakan sejak 2016. Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara kedua negara, serta membuka peluang yang lebih luas bagi para pelajar Timor Leste untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di Indonesia,” ujar Prof. Ikhfan.
Rizal Akib, S.Pd., M.Pd., Kepala Urusan Internasional UNAMIN, dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya dapat mewakili perguruan tinggi Indonesia di Timor Leste. “Kami merasa terhormat mendapat kesempatan menjadi bagian dalam pameran pendidikan ini. Kehadiran kami di sini adalah untuk memperkenalkan berbagai program studi unggulan yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Sorong, dan kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan di Timor Leste,” jelas Rizal Akib.
Sementara itu, Júlio Aparício, Direktur Eksekutif FDCH Timor Leste, dalam pidatonya menekankan tiga poin penting: pendidikan, harapan, dan tindakan nyata. "Kekayaan terbesar sebuah negara adalah sumber daya manusia (SDM). Pembangunan suatu negara hanya akan berhasil jika didukung oleh pendidikan yang baik untuk meningkatkan kualitas SDM-nya," ujar Júlio Aparício. Ia juga berharap agar pameran ini menjadi jembatan yang lebih kuat antara perguruan tinggi Indonesia dan Timor Leste, serta membuka jalan bagi kolaborasi pendidikan di masa depan.

Acara pembukaan pameran secara simbolis dilakukan oleh sejumlah tokoh penting dari kedua negara, menandai dimulainya rangkaian kegiatan pameran yang berlangsung mulai 24 hingga 26 Oktober 2024. Pameran ini diikuti oleh 60 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia yang siap memberikan informasi mengenai berbagai program pendidikan, beasiswa, dan kesempatan lainnya kepada para calon mahasiswa dari Timor Leste. [Humas]