UNAMIN Gelar Pelepasan Lolos Program Tendik Berdampak 2025

Sorong, 01 April 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar acara pelepasan tenaga kependidikan (tendik) yang lolos dalam Program Workshop dan Benchmarking Tendik Berdampak 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat 2, Lantai 2 Rektorat, sebagai bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan kompetensi tendik di era digital.

Acara ini dihadiri oleh Rektor Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH, para Wakil Rektor, para Dekan dan Ketua Program Studi, para Kepala Lembaga dan Biro, serta seluruh staf dan tenaga kependidikan. Pelepasan ini menjadi bagian dari rangkaian program sebelum para peserta mengikuti kegiatan benchmarking atau magang di kampus mitra pada 6–11 April 2026.

Program Tendik Berdampak 2025 dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pelatihan berbasis digital melalui modul Massive Open Online Course (MOOC) pada Desember 2025, serta benchmarking luring di sejumlah perguruan tinggi mitra seperti Binus University, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Airlangga. Program ini bertujuan memperkuat kompetensi tenaga kependidikan agar lebih profesional, adaptif, dan mampu menghadapi transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.

Sebanyak empat tenaga kependidikan UNAMIN Sorong berhasil lolos dalam program ini, yaitu Ikbal, S.IP (Pustakawan) di Universitas Indonesia, Anidah Nurfajriyah (Analis Kebijakan SDM) di UNS Solo, Muh. Fajrin, S.Kom (Pranata Komputer) di Universitas Gadjah Mada, serta Siti Aisyah Arifin, S.A.N (Arsiparis) di Universitas Airlangga Surabaya. Mereka akan bergabung dengan tendik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk belajar bersama dan bertukar pengalaman.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Hukum (SDMH) UNAMIN, Muzna A. A. Gafur, S.P., M.Si, menyampaikan bahwa program ini menjadi kesempatan strategis bagi tenaga kependidikan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dari kampus-kampus unggulan. “Melalui kegiatan ini, para tendik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, kinerja, serta kualitas layanan sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” ungkapnya.

Program ini didanai sepenuhnya oleh Kemdiktisaintek, sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa biaya. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang bagi peserta untuk membangun jejaring profesional dengan tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia guna mendukung peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.(AF)

Share this Post