UNAMIN Menggelar Sosialisasi Pembinaan dan Penyusunan Proposal PKM
20 Februari 2024 - Universitas Muhammadiyah Sorong menggelar acara penting yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan ide kreatif mereka serta menyusun proposal untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh 161 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai Program Studi serta 18 dosen dari Universitas Muhammadiyah Sorong.
Kegiatan sosialisasi ini dilangsungkan di AULA Rektorat Lantai 3 dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di lingkungan universitas, termasuk Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. H. Muhammad Ali M.M., M.H., Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Riset, M. Iksan Badarudin S.Ip., M.Si., dan Kepala Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), Dr. Muhammad Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd.
Dalam presentasinya, Kepala LPPM, Dr. Muhammad Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd, memberikan panduan yang jelas tentang pembinaan kepada peserta PKM serta proses penyusunan proposal yang efektif. Beliau menjelaskan langkah-langkah pembuatan proposal PKM dengan memberikan contoh konkrit, seperti pembuatan PKM PM, yang meliputi panduan per halaman serta hal-hal yang harus dihindari agar proposal dapat lolos seleksi.
Dalam penjelasannya, Dr. Muhammad Syahrul Kahar juga menginformasikan tentang keberhasilan hanya 2 dari 50 proposal pada PKM sebelumnya yang berhasil lolos seleksi, yakni PKM PM, PKM Insentif, dan PKM GFT. Dia juga menguraikan esensi dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan bagaimana program tersebut mengakomodasi potensi mahasiswa dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi mereka untuk manfaat masyarakat.
PKM merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide dan pengetahuan yang mereka miliki, serta untuk berkontribusi pada pembangunan masyarakat. Program ini terus berkembang dari tahun ke tahun, menawarkan lima sub-program yang mencakup berbagai aspek kegiatan kreatif, mulai dari penelitian hingga kewirausahaan.
Penyusunan proposal PKM menjadi kegiatan rutin di awal tahun ajaran, mengingat tenggat waktu pengumpulan proposal ke Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan biasanya ditetapkan pada semester ganjil. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong semakin siap dan terbimbing dalam menyusun proposal mereka untuk PKM tahun 2024, serta mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.(ARK)