UNAMIN Wisuda 518 Lulusan, Rektor Tekankan Kejujuran dan Integritas

Sorong, 21 Oktober 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-XXVI dan Magister Angkatan ke-IV pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertepatan dengan 10 Jumadil Awal 1448 Hijriah, di Ruang Antares, Hotel Vega, Sorong. Sebanyak 518 lulusan dikukuhkan, terdiri atas 513 lulusan program sarjana dari 17 program studi dan 5 lulusan Program Magister Hukum.

Wisuda dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, S.Pd., M.Ed. TEFL., M.Phil.; perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Erwin Akib, S.Pd., M.Pd., Ph.D.; serta Wakil Gubernur Papua Barat Daya, H. Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M., yang mewakili Gubernur Papua Barat Daya. Turut hadir para dekan, ketua program studi, sivitas akademika Unamin, serta keluarga para wisudawan.

Para lulusan berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Program Pascasarjana.

Dalam laporan akademiknya, Rektor Unamin, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar.

"Hari ini bukan sekadar akhir dari perjalanan belajar. Ini adalah awal dari perjalanan baru, perjalanan untuk menggunakan ilmu, keberanian, dan amanah ini demi menghadirkan kebaikan," ujarnya.

Rektor menekankan pentingnya karakter di samping kecakapan akademik.

"Ilmu akan menunjukkan jalan, tetapi kerendahan hati, kejujuran, integritas, dan kepedulianlah yang membuat perjalanan kalian bermakna serta memberi pencerahan," katanya.

Ia juga mengingatkan lulusan agar menjaga kejujuran.

"Bangsa Indonesia tidak kekurangan orang pintar, tetapi orang jujur masih sangat langka. Jangan pernah mengukur nilai diri hanya dari jabatan ataupun penghasilan. Ukurlah juga dari dampak yang kita berikan kepada orang lain."

Selain mengutip hadis khairunnas anfa'uhum linnas, Rektor membacakan Injil Matius pasal 5 ayat 6 dan 8 sebagai sapaan kepada wisudawan dari beragam latar belakang keyakinan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, dan dosen yang telah mendampingi para wisudawan.

"Di balik setiap toga yang Anda sekalian pakai pada hari ini, ada pengorbanan, kesabaran, dan kasih yang mungkin tak selalu terlihat," tuturnya.

Rektor menutup laporannya dengan pantun bernuansa Papua dan pesan kepada para lulusan.

"Pergilah dengan ilmu dan pulang dengan membawa karya. Bahagiakan kedua orang tua dan keluarga kalian."

Para lulusan berasal dari beragam bidang keilmuan yang dibutuhkan pembangunan Papua Barat Daya, mulai dari pendidikan guru sekolah dasar, teknik sipil, perikanan, dan kehutanan hingga hukum dan pemerintahan. Unamin berharap para alumni baru dapat segera berkiprah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Penyelenggaraan wisuda ini juga merupakan bagian dari kontribusi Unamin terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan akses setara terhadap pendidikan tinggi bermutu, termasuk di kawasan timur Indonesia. Kesiapan lulusan memasuki dunia kerja mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Penekanan Rektor pada kejujuran dan integritas sejalan dengan  SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. (BPY)

Share this Post