Wilda Rahmadani UNAMIN Lolos ke Tingkat Nasional Pilmapres 2026 dengan Inovasi Platform MATOA

Sorong,15 Juli 2026 — Wilda Rahmadani, mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN SORONG), berhasil meraih prestasi gemilang. Dia lolos sebagai finalis Pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) 2026 ke tingkat nasional yang dilaksanakan oleh Kemendikti Saintek. Pencapaian ini bukan hanya milik Wilda, tetapi juga kebanggaan seluruh UNAMIN — khususnya melalui inovasi platform digital MATOA yang menggabungkan teknologi AI dengan kearifan lokal Papua.

MATOA adalah platform pembelajaran Bahasa Inggris berbasis web yang inovatif dan relevan. Apa yang membedakan MATOA adalah pendekatan contextual-nya — pembelajaran disesuaikan langsung dengan kearifan lokal dan budaya Papua. Teknologi AI yang diintegrasikan memungkinkan pengalaman belajar yang personal dan adaptif, memberikan kesempatan kepada siswa Papua untuk belajar Bahasa Inggris tanpa meninggalkan identitas budaya mereka.

Perjalanan Wilda menuju kesuksesan ini tidaklah mudah. Dia harus menyeimbangkan beban tugas kuliah, organisasi, dan persiapan seleksi yang sangat intensif. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah manajemen waktu yang ketat, ditambah dengan kelelahan psikis yang sempat mencapai titik burn out. "Tantangan terbesar selama seleksi adalah time management antara tugas kuliah, organisasi, serta segala persiapan seleksi ini," ungkapnya. "Kemudian ada juga rasa penat sampai burn out yang dirasakan saat melalui proses panjang dari awal hingga saat ini."

"Alhamdulillah semuanya telah dilewati, tinggal satu tahap lagi di final nanti untuk menentukan juara Pilmapres tahun ini. Cara mengatasinya dengan istirahat yang cukup dan tidak lupa untuk memberikan reward kecil kepada diri sendiri sebagai bentuk apresiasi, agar tidak terus-menerus burn out dan bisa melanjutkan segala kewajiban yang ada."

Momentum ini sangat bersejarah bagi Wilda. Ini adalah kali pertama dia mencoba kompetisi bergengsi Pilmapres, dan hasilnya langsung memukau — lolos ke tingkat nasional. Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan kampus yang memberikan kesempatan dan motivasi luar biasa. "Sampai sejauh ini, tentunya dukungan dan kesempatan yang diberikan oleh kampus menjadi motivasi terbesar saya dalam mengikuti ajang Pilmapres tahun ini," ungkap Wilda. "Terima kasih atas semua doa dan supportnya dari pihak kampus. Saya sangat terharu sekaligus bersemangat untuk mewakili UNAMIN ke salah satu ajang paling bergengsi yang dilaksanakan oleh Kemendikti Saintek."

Di balik kesuksesan Wilda, ada kekuatan yang memegang peran krusial: dukungan dari orang tua, kampus UNAMIN, dan rekan-rekan mahasiswa yang terus memberikan semangat. "Prinsip saya adalah Allah pasti membersamai hambanya yang bersabar dan berusaha, kemudian ada juga support besar dari orang tua, kampus, serta rekan-rekan mahasiswa yang menjadi nilai tambah sebagai penyemangat saya hingga saya bisa sampai di tahap ini," kata Wilda dengan penuh syukur.

Wilda tidak hanya berprestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa pesan inspiratif bagi seluruh mahasiswa UNAMIN. Dia mengajak semua teman untuk terus mengejar prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. "Pesan saya agar mahasiswa-mahasiswi UNAMIN semakin bersemangat dalam mengejar prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik yang tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan," ujarnya.

Harapan Wilda terhadap masa depan UNAMIN sangat positif. Dia bermimpi agar kampus terus berkembang, brand dan reputasinya semakin tinggi, dan lebih banyak kesempatan diberikan kepada seluruh mahasiswa dan civitas akademika. "Harapan saya agar Universitas Muhammadiyah Sorong semakin melambung tinggi nama dan brandingnya serta dapat memberikan kesempatan yang lebih lagi terhadap seluruh mahasiswa serta civitas akademika universitas Muhammadiyah Sorong," tegasnya.

Selamat, Wilda Rahmadani. Prestasi Anda membuktikan bahwa inovasi dan dedikasi adalah kombinasi yang kuat untuk meraih puncak kesuksesan. MATOA bukan hanya sebuah platform pembelajaran, tetapi juga simbol komitmen UNAMIN dalam menghadirkan solusi yang relevan dan bermakna bagi pendidikan Indonesia, khususnya Papua. Semoga Wilda terus bersinar di tingkat nasional dan membawa nama UNAMIN lebih tinggi lagi. (RL)

Share this Post