Workshop Penulisan Artikel Ilmiah 2026 di UNAMIN Ditutup, Dosen Papua Barat Daya Siap Kirim Manuskrip ke Jurnal Nasional dan Internasional
SORONG — Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis, 15 Oktober 2026 di Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin). Selama dua hari, kegiatan ini mempertemukan pimpinan universitas, puluhan akademisi, peneliti muda, dan dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta maupun negeri di Papua Barat Daya dan wilayah sekitarnya. Sejumlah pimpinan lembaga pendidikan tinggi turut hadir dalam penutupan.
Para peserta dibimbing langsung oleh fasilitator berskala nasional hingga internasional, mulai dari tahap awal penyusunan manuskrip. Naskah yang telah disiapkan peserta diperbaiki berdasarkan saran dan masukan para fasilitator agar siap dikirim ke jurnal, baik nasional maupun internasional, termasuk yang terindeks Scopus.
Felix Mewa, utusan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sorong, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dosen di Papua Barat Daya.
“Selama dua hari kami melakukan kegiatan ini, saya merasa banyak sekali manfaat yang kami dapat, yang langsung dibimbing oleh para fasilitator berkelas nasional, bahkan berkelas internasional. Banyak hal yang kami perbaiki berdasarkan saran dan masukan dari para fasilitator, sehingga semuanya boleh menjadi manuskrip yang siap untuk kami kirimkan atau kami submit di beberapa jurnal, baik nasional maupun internasional, bahkan yang terindeks Scopus.”
Ia berharap kegiatan serupa berlanjut secara berkala dan menjangkau seluruh perguruan tinggi di wilayah tersebut.
“Kami berharap ke depan kegiatan-kegiatan seperti ini tidak selesai di sini, tapi boleh berlanjut. Kalau bisa, setiap tahun ada bimbingan seperti ini, sehingga semua kampus di Papua Barat Daya tanpa terkecuali akan menghasilkan peneliti dengan kualitas riset yang luar biasa, yang bisa dipublikasikan bukan hanya di skala nasional, tapi juga internasional.”
Apresiasi juga disampaikan Dr. Irwan Solisa, M.Pd., dari Universitas Victoria Sorong. Ia menyebut kegiatan ini seharusnya dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) dan difasilitasi oleh Unamin.
“Kegiatan ini kami ikuti dengan baik. Seharusnya dilakukan oleh Dirjen, tetapi difasilitasi oleh Universitas Muhammadiyah Sorong. Kami sangat puas. Pemateri-pemateri yang disiapkan oleh Dirjen membuat kami sangat termotivasi untuk menyusun artikel untuk publikasi ke jurnal internasional.”
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan kapasitas dosen dan peneliti muda mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sementara kolaborasi lintas perguruan tinggi negeri dan swasta mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kegiatan ini, Unamin menegaskan komitmennya menjadi ruang yang mendukung tumbuhnya budaya riset dan publikasi ilmiah di Papua Barat Daya. (BPY)