BAAK UNAMIN Gelar Sosialisasi dan Diskusi Mekanisme Pencairan KIP On Going

Sorong, 11 Agustus 2025 - Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melalui Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) mengadakan kegiatan sosialisasi sekaligus diskusi terbuka terkait mekanisme dan tahapan pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) On Going. Kegiatan yang berlangsung di Gedung 2 ini dihadiri ratusan mahasiswa penerima KIP dari berbagai program studi.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor I bidang Pendidikan, Pengajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni, Muhammad Iksan Badarudin, S.Pi., M.Si., Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa KIP bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga amanah yang harus dibarengi dengan prestasi akademik maupun non-akademik. "KIP ini diberikan untuk mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan berprestasi. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Buktikan bahwa kalian mampu memberikan kontribusi, baik di kampus maupun kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa syarat minimal penerima KIP adalah memiliki IPK 2,75, namun mahasiswa diharapkan mampu melampaui batas tersebut. Selain itu, penerima KIP juga didorong untuk aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan, mulai dari kompetisi olahraga, penelitian, hingga kegiatan sosial yang berdampak di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Muhammad Iksan Badarudin, S.Pi., M.Si., juga menyampaikan rencana untuk mengundang seluruh pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) guna membangun koordinasi dan menentukan peran kepemimpinan yang lebih terarah. "Ke depan saya akan seleksi setiap program studi agar mahasiswa penerima KIP benar-benar terlibat dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat. Tidak ada lagi bantuan yang diberikan cuma-cuma," tegasnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya penerima KIP memiliki komitmen untuk mendukung program kampus, terutama yang berkaitan dengan riset, inovasi, dan kegiatan berdampak bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam meraih prestasi akan menjadi modal penting bagi UNAMIN untuk mempertahankan dan memperluas kuota penerima KIP dari pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BAAK Nurhidaya, S.Sos., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi dan pemantapan data mahasiswa penerima KIP. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk segera memperbarui data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan memastikan kelengkapan persyaratan administrasi agar pencairan dapat berjalan lancar.

Nurhidaya, S.Sos., M.Si., menuturkan bahwa kegiatan sharing seperti ini merupakan yang pertama kali diadakan khusus untuk mahasiswa KIP On Going. "Kepentingan ini murni untuk kalian, bukan hanya untuk institusi. Kami butuh antusiasme yang tinggi dan komitmen penuh dari kalian agar program KIP dapat terus berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa hasil evaluasi LLDIKTI menunjukkan perlunya peningkatan kinerja mahasiswa penerima KIP. Karena itu, pihak kampus mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam mengikuti program yang bersifat akademik maupun pengembangan talenta. "Jadilah bijak dalam memanfaatkan bantuan ini. Gunakan untuk menunjang pendidikan dan mengasah potensi diri," pesannya.

Dengan adanya sosialisasi ini, UNAMIN berharap seluruh mahasiswa penerima KIP On Going dapat memahami hak dan kewajiban mereka, serta mampu mengoptimalkan bantuan yang diberikan. Kampus berkomitmen untuk terus mendampingi mahasiswa agar berprestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.[HIS]

Share this Post