Bazar Amal di UNAMIN Galang Dana untuk Revitalisasi dan Pembangunan Pagar TK ABA 1 Rufey
Sorong, 8 November 2026 — Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kota Sorong melalui Majelis PAUD Dasmen menggelar Bazar Amal bertajuk “Revitalisasi dan Pembangunan Pagar TK ABA 1 Rufey”, Minggu (8/11/2026), di Kampus Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya penggalangan dana untuk mendukung perbaikan fasilitas sekolah, khususnya pembangunan pagar demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak.
Bazar amal tersebut melibatkan berbagai unsur persyarikatan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, mulai dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom, majelis taklim, hingga civitas akademika UNAMIN. Berdasarkan keterangan panitia, kegiatan ini menghadirkan sebanyak 56 stan, dengan 40 stan di antaranya berasal dari AUM dan Amal Usaha Muhammadiyah, sementara stan lainnya diisi oleh majelis taklim.
Kepala Sekolah TK ABA 1 Rufey, Rizky Eddy, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan perhatian dan perbaikan. Berdasarkan peninjauan langsung, masih terdapat sejumlah fasilitas yang memprihatinkan dan perlu direvitalisasi. Kondisi sekolah juga dinilai cukup rawan terhadap tindak pencurian, yang sebelumnya mengakibatkan sejumlah fasilitas, termasuk mainan anak-anak, hilang.
“Lihat langsung kondisi sekolah, memang sangat memprihatinkan. Masih banyak sekali yang harus diperbaiki. Apalagi sekolah berada di daerah yang cukup rawan. Sebelumnya juga pernah terjadi pencurian dan semua mainan anak-anak habis. Karena itu, melalui bazar ini mudah-mudahan kondisi sekolah bisa dikembalikan seperti semula dan menjadi lebih baik lagi, terutama dengan pembangunan pagar,” jelas Rizky.
Ia menambahkan, kebutuhan revitalisasi tidak hanya mencakup pembangunan pagar, tetapi juga perbaikan bagian bangunan lainnya, termasuk plafon sekolah. Kebutuhan biaya yang cukup besar menjadi salah satu alasan dilaksanakannya bazar amal sebagai wadah gotong royong dan partisipasi berbagai pihak untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Menurutnya, lingkungan sekolah yang tertata, bersih, dan aman sangat penting agar anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman.
Lebih lanjut, Rizky menyampaikan bahwa kegiatan ini juga mencerminkan eratnya hubungan persaudaraan antara 'Aisyiyah dan Muhammadiyah. Keduanya merupakan bagian dari satu persyarikatan yang memiliki semangat saling membantu ketika salah satu Amal Usaha membutuhkan dukungan. Ia mengapresiasi keterlibatan UNAMIN dan berbagai unsur persyarikatan yang telah membuka ruang untuk mendukung upaya perbaikan TK ABA 1 Rufey.
Rizky berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan lebih baik pada masa mendatang. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan bazar kali ini, terutama karena keterbatasan dan belum sepenuhnya sesuai dengan perencanaan. Oleh karena itu, ia berharap panitia semakin solid, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan koordinasi agar kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih optimal.
Pelaksanaan Bazar Amal untuk revitalisasi dan pembangunan pagar TK ABA 1 Rufey sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4, Pendidikan Berkualitas, melalui upaya menciptakan lingkungan pendidikan anak usia dini yang aman dan nyaman, serta tujuan ke-17, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara 'Aisyiyah, Muhammadiyah, UNAMIN, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian bersama bahwa pembangunan fasilitas pendidikan membutuhkan partisipasi dan semangat gotong royong dari berbagai pihak. (AAM)