UNAMIN Sorong Gelar Class Cooking Bersama Southern Cross University Australia dan 1st International

Sorong, Rabu 16 November 2025 – Suasana antusias dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Class Cooking yang digelar di Gedung 4 Universitas Muhammadiyah Sorong. Kegiatan ini merupakan bagian dari program 1st International Summer School yang diikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong  dari yaman, Sudan dan Timor serta mahasiswa dari Southern Cross University (SCU) Australia.

Dalam kegiatan ini, para peserta berkesempatan untuk belajar memasak kuliner khas Papuat, yakni Papeda Ikan Kuah Kuning dan Anggur Laut. Kelas memasak ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Rahmatullah Bin Arsyad, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa dari Australia.

“Terima kasih sudah berkesempatan datang ke Universitas Muhammadiyah Sorong dan memberikan kepercayaan kepada kami. Mudah-mudahan dari kegiatan ini kita bisa saling membaur, berkenalan, dan berinteraksi satu sama lain. Semoga teman-teman dari 1st International Summer School dan mahasiswa Southern Cross University dapat belajar budaya serta masakan baru yang ada di tempat ini,” ujar Dr. Rahmatullah.

Para peserta terlihat sangat antusias selama sesi memasak berlangsung. Mereka belajar langsung bagaimana cara mengolah papeda yang dikenal dengan tekstur uniknya, serta mencicipi segarnya anggur laut bahan makanan khas dari laut tropis Indonesia Timur.

Salah satu peserta dari SCU, Austin, mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut.

“Ini sangat menyenangkan sejak saya berada di Sorong. Kami sudah beberapa kali makan hidangan ini saat makan malam, tapi melihat dan belajar cara membuatnya langsung benar-benar sesuatu yang istimewa,” ujarnya sambil tersenyum.

Austin juga menuturkan kekagumannya pada proses pembuatan papeda.

“Teksturnya cukup mengejutkan bagi saya. Awalnya saya pikir terlalu cair, tapi dalam beberapa detik langsung berubah jadi padat. Itu luar biasa,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga membagikan pengalamannya saat mencoba anggur laut untuk pertama kali.

“Awalnya saya agak gugup, tidak tahu seperti apa rasanya. Tapi ternyata enak! Sensasi ‘meledak’ di mulutnya benar-benar menarik. Hari ini menyenangkan karena saya bisa mencoba banyak hal baru,” tambahnya.

Kegiatan Class Cooking ditutup dengan santap bersama hasil masakan yang telah dibuat. Suasana penuh tawa dan cerita menjadi penutup yang manis dari pengalaman lintas budaya tersebut.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Sorong tidak hanya memperkenalkan kekayaan kuliner lokal, tetapi juga mempererat hubungan internasional antar mahasiswa, menciptakan jembatan budaya antara Indonesia dan Australia.[CGS]

Share this Post