Berprestasi!!! 3 Dosen Unamin Raih Pendanaan PkM Batch III 2025

Sorong, 9 September 2025 – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) patut berbangga! Tiga dosen UNAMIN berhasil mendapatkan pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2025. Pendanaan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0770/C3/DT.05.00/2025 pada 4 September 2025. Program ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Penetapan penerima pendanaan Batch III ini adalah hasil akhir dari proses penilaian substansi setelah mengikuti Bimbingan Teknis Perbaikan Proposal pada 16–17 Juni 2025. Program ini menjadi kelanjutan dari Batch II yang telah ditetapkan pada 22 Juli 2025, dengan memberikan kesempatan tambahan kepada proposal yang memenuhi kriteria kelayakan substansi. Program ini bertujuan untuk memperkuat kontribusi dosen dan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus meningkatkan partisipasi inklusif dari berbagai perguruan tinggi.

Dari Universitas Muhammadiyah Sorong, tiga nama dosen yang berhasil menerima pendanaan adalah:

1. Ahmad Fahrizal dosen Fakultas Pertanian: Dengan program "PKM_Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pilar Pengelolaan Ekowisata Mangrove Berkelanjutan di Kelurahan Warmon," beliau berfokus pada pengembangan ekowisata berbasis masyarakat guna menjaga kelestarian hutan mangrove sekaligus meningkatkan perekonomian lokal.



2. Rizal Akib dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan : Melalui program "PKM Pengembangan World-Destination Tourism Melalui Internasionalisasi Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Low-Cost Teknologi Sebagai Media Promosi Pariwisata di Distrik Misool Selatan," beliau membawa inovasi internasionalisasi pariwisata berbasis kearifan lokal dengan mengoptimalkan teknologi promosi yang terjangkau.



3. Irnawati dosen Pertanian: Dengan program "PM-BEM Integrasi Pertanian Ramah Lingkungan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Lokal di Kelurahan Aimas Kabupaten Sorong," beliau mengintegrasikan pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.



Program ini mencakup berbagai skema, termasuk Pemberdayaan Berbasis Wilayah, Kewirausahaan, hingga Program Mahasiswa Berdampak. Dosen-dosen yang terpilih diharapkan dapat menjalankan program ini dengan penuh dedikasi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Semoga program-program yang dijalankan dapat membawa manfaat besar dan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Indonesia.[CGS]

Share this Post