BKPSDM Papua Barat Daya Gandeng UNAMIN, 80 Beasiswa Disiapkan untuk SDM Unggul
Sorong, 19 September 2024 – Bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), hari ini telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Barat Daya dengan Universitas Muhammadiyah Sorong. Kerjasama ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua Barat Daya melalui pendidikan.
Kerjasama ini mencakup pemberian beasiswa kepada 80 pegawai di lingkungan pemerintahan provinsi PBD untuk melanjutkan pendidikan di program S1 dan S2 Ilmu Hukum di Universitas Muhammadiyah Sorong. Biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui BKPSDM.
Dalam acara tersebut, hadir Kepala BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya, Gamar Malabar, S.Sos., M.M., yang menyampaikan sambutannya mengenai pentingnya kolaborasi ini dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di lingkungan pemerintahan.
"Unamin semakin berkembang, dan kami percaya dengan kapasitasnya dalam mendidik para pegawai kami. Dengan perjanjian kerjasama ini, kami memberikan beasiswa kepada 80 orang untuk menempuh pendidikan di S1 dan S2 Ilmu Hukum. Biaya pendidikan akan dibayar oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui BKPSDM," kata Gamar Malabar. "Saya titipkan 80 SDM kami untuk dididik dengan baik agar mampu berkontribusi lebih dalam pemerintahan."
Selain itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH., juga menyampaikan sambutannya dengan penuh rasa syukur dan optimisme terhadap kerjasama yang baru saja ditandatangani.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada tim BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya di UNAMIN. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mendidik SDMnya di program S1 dan S2 Ilmu Hukum," ujar Rektor UNAMIN. "Kami berharap kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kepada fakultas-fakultas kami, saya harap proses pendidikan dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya."
Rektor juga menegaskan bahwa penandatanganan ini hanyalah langkah awal dari proses panjang untuk mendidik para calon lulusan agar siap bersaing dan berkontribusi aktif di lapangan.
Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan akan terwujud peningkatan kompetensi aparatur pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya yang lebih baik dan profesional, serta semakin mempererat hubungan antara dunia akademis dan pemerintahan. [Humas]