Dekan Teknik UM Sorong Terpilih sebagai Ketua FDTI Wilayah Timur Periode 2025–2027
Sorong, 22 November 2025 – Dr. Ir. Hendrik Pristianto, S.T., M.T., IPM., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sorong, resmi terpilih sebagai Ketua Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) Wilayah Timur untuk periode 2025–2027. Wilayah ini mencakup Kalimantan Timur, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua. Ia menyampaikan bahwa amanah ini tidak lepas dari dukungan besar institusi Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah Sorong yang telah membesarkan namanya.
Struktur kepengurusan FDTI Wilayah Timur periode 2025–2027 terdiri atas:
- Ketua: Dr. Ir. Hendrik Pristianto, S.T., M.T., IPM. (UM Sorong)
- Wakil Ketua 1: Prof. Dr. Ir. Lamatinulu, S.T., M.T. (UMI Makassar)
- Wakil Ketua 2: Prof. Dr-Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T, M.T., IPM., ASEAN.Eng (UNHAS Makassar)
- Sekretaris: Ir. Muhammad Syamsu Iqbal, S.T., M.T., Ph.D. (UNRAM Mataram)
- Wakil Sekretaris: Prof. Dr. Ir. Thamrin Rahman, S.T., M.T. (UNMUL Samarinda)
- Bendahara: Rosdiana, S.Pd, M.Si (UM Kendari)
Dr. Hendrik menjelaskan bahwa kepengurusan baru ini baru menerima Surat Keputusan pada awal November, dan saat ini sedang memasuki tahap pengumpulan aspirasi dari seluruh anggota FDTI Wilayah Timur. “Kami berharap usulan program dari anggota dapat fokus pada kebutuhan prioritas masing-masing institusi. Sebagai pimpinan wilayah, saya diharapkan mampu menyusun program prioritas di tengah adanya gap kualitas institusi pendidikan teknik di wilayah Kaltim, Sulawesi, NTT, NTB, Maluku, dan Papua,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa tantangan utama FDTI Wilayah Timur adalah mewujudkan harmonisasi, sinergi, dan kolaborasi antarpengelola pendidikan teknik, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta, besar maupun kecil. “UNAMIN sebagai institusi besar dan maju di Tanah Papua, serta nama besar Muhammadiyah secara nasional, menjadi dorongan bagi saya untuk mempelopori kolaborasi yang harmonis bagi para pengelola fakultas teknik di Indonesia Timur,” tambahnya.
Selain itu, Dr. Hendrik menyampaikan pesan khusus untuk mahasiswa teknik di kawasan timur Indonesia. “Jangan pernah berkecil hati. Kita dari Timur mampu setara dengan saudara-saudara kita di luar Papua. Dibutuhkan keseriusan, kerja keras, amanah, serta dedikasi penuh secara profesional,” tegasnya.
Dengan kepengurusan baru ini, FDTI Wilayah Timur diharapkan dapat memperkuat peran strategis pendidikan teknik, meningkatkan kualitas kolaborasi lintas institusi, serta menghadirkan program-program prioritas yang relevan dan berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan teknik di Indonesia Timur. (DWS)