Fakultas Hukum UNAMIN Lepas Peserta KKLPH Angkatan 4 ke Sepuluh Instansi Mitra

Sorong, 20 Juli 2026 — Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan peserta Kuliah Kerja Lapangan Profesi Hukum (KKLPH) Angkatan 4 Tahun 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNAMIN, Senin (20/7). Kegiatan ini menandai dimulainya praktik lapangan selama satu bulan bagi 83 mahasiswa semester enam Program Studi Sarjana Hukum.

KKLPH merupakan program praktik berbasis kompetensi yang dirancang untuk menjembatani teori yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah dengan praktik di dunia kerja hukum. Pada angkatan ini, Fakultas Hukum UNAMIN menjalin kerja sama dengan sepuluh instansi mitra, yaitu Kejaksaan Negeri Sorong, Pengadilan Negeri Sorong, Pengadilan Agama Sorong, Polresta Sorong Kota, Polres Sorong (Aimas), Badan Pertanahan Kota Sorong, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sorong hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sorong, Pemerintah Daerah Kota Sorong, serta kalangan notaris.

Dekan Fakultas Hukum UNAMIN, Dr. Alwiyah Sakti Ramdhon Syah Rakia, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan program sejak dini serta pemanfaatan pengalaman lapangan untuk menemukan judul skripsi yang relevan.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Sejak awal, saudara-saudari sudah harus terbayang program apa yang akan dijalankan di tempat penempatan masing-masing, dan bagaimana bermitra dengan baik. Jaga nama baik Fakultas Hukum, bahkan tingkatkan kewibawaannya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Sinergi Kampus dan Daerah : Unamin Terlibat Langsung dalam Festival Rakyat 2026 Kadin Papua Barat Daya

Ketua Panitia KKLPH, Dr. Sokhib Naim, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman praktis yang tidak diperoleh mahasiswa selama di bangku kuliah.

“Tujuannya jelas: mahasiswa tidak berhenti pada teori, tetapi langsung mempraktikkannya di dunia kerja hukum yang sesungguhnya. Harapan kami, setelah lulus mereka benar-benar siap pakai — baik dari sisi keilmuan maupun praktik — dan mampu membawa nama baik Fakultas Hukum di setiap instansi tempat mereka ditempatkan,” jelasnya.

Kegiatan pembekalan juga diisi sambutan Ketua Program Studi Magister Hukum, Dr. Dwi Pratiwi Markus, S.H., M.Kn., C.Me., yang mewakili Rektor UNAMIN, serta pandangan Ketua Program Studi Sarjana Hukum, Hasriyanti, S.H., M.H. Keduanya menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tanggung jawab baru di lapangan sebagai agen perubahan.

Program ini juga sejalan dengan komitmen UNAMIN terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penempatan mahasiswa di lembaga peradilan, kepolisian, kejaksaan, dan pengawas pemilu mendukung Tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), sementara pendekatan belajar berbasis pengalaman ini menopang Tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan Tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Kolaborasi lintas instansi yang terjalin turut mewujudkan Tujuan ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui program ini, Fakultas Hukum UNAMIN berharap para lulusannya kelak menjadi sarjana hukum yang siap pakai — kompeten secara keilmuan maupun praktik — serta mampu membawa nama baik almamater di tengah masyarakat Papua Barat Daya.(AAM)

Share this Post