Gelar Aksiku Gelombang Ke-2, Fokus Memperkenalkan dan Penguatan Pemahaman Lingkungan Akademik
Unamin – Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Dr. H. Muhammad Ali, MM., MH. resmi membuka acara Aktualisasi dan Sosialisasi Kehidupan Kampus (AKSIKU) Gelombang ke-II di Aula Rektorat, Senin (03/10/22).
Acara Pembukaan Aksiku ditandai dengan penyamatan kartu peserta oleh Rektor kepada perwakilan peserta Aksiku.
Turut hadir, Para Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Jajaran Rektorat serta Peserta Aksiku 2022.
Rektor, Dr. Muhammad Ali, MM., MH. dalam sambutannya mengatakan bahwa Aksiku merupakan proses penting guna menyiapkan mental dan pemahaman mahasiswa tentang lingkungan akademik di Unamin.
“Saya berharap saudara sekalian dibangku kuliah nanti dapat mengembangkan diri, baik disisi akademik maupun perilaku, harus disadari bahwa situasi dan kondisi diera saat ini kalau tidak dibekali kreativitas dan inovasi tidak akan mampu bersaing ”, Ungkap Rektor.
Sementara Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. H. Amiruddin Matutu dalam sambutannya mengajak kepada mahasiswa baru untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk mengembangkan diri melalui kegiatan mahasiswa.
“Unamin telah melahirkan orang-orang hebat, mereka mungkin saja orang tua kalian, keluarga dekat, dan mereka kini sukses dan tersebar baik di instansi pemerintah maupun swasta yang ada”, Ungkap Amiruddin.
Ketua Panitia Aksiku, Ir. H. Hendrik Pristianto, ST., M.T., IPM. mengatakan Aksiku gelombang ke-II saat ini diikuti 119 Mahasiswa, gelombang pertama 690, jika dijumlahkan total keseluruhan adalah 809 dari 1.200 mahasiswa yang terjaring dalam program penerimaan mahasiswa baru.
Jumlah tersebut terdiri dari 18 program studi, termasuk 4 program studi baru yakni, Prodi Teknik Lingkungan, Prodi Akutansi, Prodi PGSD dan Prodi Perencanaan Wilayah dan kota.
Lebih lanjut dekan Fakultas Teknik ini menjelaskan bahwa Konsep dari Aksiku terbagi menjadi dua, yaitu Aksiku Universitas yang bertujuan memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang lingkungan kampus UNAMIN sebagai suatu lingkungan akademis serta memahami mekanisme yang berlaku di dalamnya, selanjutnya memberikan pemahaman tentang budaya religious dan wawasan kebangsaan dan bela Negara dalam bingkai NKRI.
Sementara Aksiku fakultas dan prodi dilaksanakan 10 Oktober-10 Desember dalam program pembinaan dan pendampingan selama 1 semester, tujuannya memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwasanya lingkungan akademik di masing-masing fakultas dan prodi memiliki berbagai karakteristik yang harus diperkenalkan diawal agar tumbuh rasa kecintaan terhadap fakultas atau prodinya. [humas/hsy]