Gubernur Papua Barat Daya Dukung Penuh Kolaborasi UNAMIN–SCU Australia dalam Program NCP
Sorong, 25 November 2025 – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) dan Southern Cross University (SCU) Australia setelah Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, menerima kunjungan resmi kedua institusi tersebut. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, UNAMIN diwakili oleh Nur Abu, M.Sc, La Ibal, M.P.W.K, dan Ermin, M.Kom, sementara SCU diwakili oleh Prof. Amanda Reichelt-Brushett dan Dr. Kate Graham. Delegasi menyampaikan capaian terkini implementasi New Colombo Plan (NCP) yang telah mempertemukan mahasiswa SCU dan UNAMIN dalam berbagai program bersama.
Program NCP yang dilaksanakan di Papua Barat Daya meliputi pembelajaran Bahasa Indonesia, kunjungan ke primary school, kegiatan di TPA Makbon, Bank Sampah Sorong Raya, Taman Wisata Alam Sorong, hingga Rumah Etnik. UNAMIN berperan sebagai pusat kolaborasi utama sekaligus penghubung strategis antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan mitra internasional SCU.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi kedua lembaga. “Kami sangat berterima kasih kepada UNAMIN dan SCU. Program NCP membawa manfaat nyata, bukan hanya untuk mahasiswa internasional, tetapi juga bagi masyarakat Papua Barat Daya. Pemerintah daerah selalu mendukung kegiatan positif dan siap membuka ruang kerja sama yang lebih luas ke depannya,” ujar Gubernur.

Dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menjadi indikasi kuat bahwa kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat akan terus berkembang. UNAMIN menegaskan bahwa kemitraan dengan SCU membuka peluang peningkatan kapasitas bagi mahasiswa dan dosen sekaligus memperkenalkan Papua Barat Daya di tingkat global.
Sementara itu, pihak SCU menyampaikan kesan mendalam terhadap Papua Barat Daya sebagai lokasi pelaksanaan program. SCU menilai kekayaan alam serta keramahan masyarakat memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa mereka suatu nilai yang tidak ditemukan di tempat lain. (DWS)